Jika sulit mendapatkan udang galah, gunakan udang berukuran besar jenis apapun. Bisa dijadikan sebagai inspirasi canapé.
Bahan:
500 g singkong, parut
3 buah jagung manis, sisir
3 batang bawang daun, iris-iris
1 sdt garam
½ sdt gula pasir
3 ekor udang galah, belah punggungnya
250 g ikan tenggiri, haluskan
150 g udang ukuran sedang, kupas
Minyak sayur, untuk menggoreng
Adonan perkedel, aduk rata:
250 g kentang, goreng, haluskan
20 g bawang daun, iris-iris
¼ sdt merica putih bubuk
½ sdt garam
1 butir telur
Saus udang:
200 g udang kupas, cincang halus
10 buah cabai merah besar
5 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 buah tomat
Cara Membuat:
1/ Aduk singkong, jagung, bawang daun, ½ sdt garam, dan ¼ sdt gula. Bagi 2 adonan. Isi punggung udang dengan 1 bagian adonan singkong. Sisihkan.
2/ Ambil ±1 sdm adonan, isi dengan ½ sdt ikan, tutup. Letakkan dalam mangkuk tahan panas kecil beroles minyak. Ulangi proses serupa pada sisa bahan.
3/ Kukus adonan dalam mangkuk dan udang isi dalam dandang panas hingga matang (± 30 menit). Angkat, sisihkan.
4/ Perkedel: Ambil ± 1 sdm adonan kentang. Isi dengan ½ sdt ikan, bulatkan. Ulangi proses serupa dengan isian udang utuh. Ulangi dua langkah di atas hingga bahan habis. Goreng perkedel dalam minyak banyak yang panas hingga matang. Angkat, tiriskan. Sisihkan.
5/ Saus udang: Haluskan cabai, semua bawang, dan tomat. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu hingga harum. Masukkan udang, sisa gula dan garam, aduk rata. Masak hingga matang. Angkat.
6/ Sajikan singkong dan perkedel bersama saus udang. (f)
Sumber: https://www.femina.co.id/ikan-seafood/resep-singkong-saus-udang
GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...
Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...
SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.