Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Barat Padang
Rendang Sumatera Barat

Rendang adalah makanan tradisional yang terbuat dari daging sapi sebagai bahan utamanya dengan ditambahkan santan kelapa. selain itu juga banyak dipadukan dengan bahan lain seperti cabe, lengkuas, bawang, dan masih banyak bumbu lainnya.

sebenarnya untuk di Indonesia sendiri banyak jenis rendang. tapi yang paling terkenal dan mampu masuk sebagai pemenang makanan terlezat di dunia adalah rendang khas Sumatera Barat. rendang dari Sumatera Barat mempunyai tekstur warna yang lebih hitam daripada rendang jenis lainnya. selain itu dari rasa rendang Sumatera Barat punya rasa yang lebih pedas dan lebih terasa bumbu rempahnya.

Filosofi Rendang

Rendang memiliki posisi terhormat dalam budaya masyarakat Minangkabau. Rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang Sumatra Barat yaitu musyawarah. nah alasannya adalah karena:

  1. Dagiang (Daging Sapi), merupakan lambang dari Niniak Mamak yang berarti para pemimpin suku adat
  2. Karambia (Kelapa), merupakan lambang dari Cadiak Pandai alias kaum intelektual
  3. Lado (Cabai), merupakan lambang Alim Ulamayang pedas, tegas untuk mengajarkan nilai agama
  4. Pemasak (Bumbu), merupakan lambangdari keseluruhan masyarakat Minang.

Rendang Warisan Budaya Indonesia

makanan satu ini paling mudah ditemukan di semua rumah makan padang di Indonesia. rendang paling enak dipadukan dengan nasi padang yang kaya akan kuah dan nasi hangat.

Makanan Terlezat Lainnya Dari Indonesia

tidak hanya Rendang doang yang menjadi makanan terlezat di Indonesia. ternyata Indonesia juga menyumbangkan 2 makanan favorit lainnya, yaitu Nasi Goreng khas Indonesia menduduki urutan kedua makanan terlezat di dunia.

Nasi Goreng Indonesia mampu mengalahkan Nasi Goreng Khas Thailand yang berada jauh di urutan ke-24.selanjutnya Sate menjadi makanan terlezat di dunia untuk urutan ke-14.

 

 

TEMPAT RUMAH MAKAN:

  1. Restoran Sederhana, Jl. Ampera Raya No. 99 Jakarta Selatan, +(021) 78840042
  2. Restoran Sederhana, Pasar Bendungan Hilir Los H Blok A 47/51 Jakarta Pusat, +(021) 5736810 / 5705049
  3. Restoran Sederhana, Jl. Dewi Sartika No. 238 Cawang - Jakarta Timur, +(021) 8004848
  4. Restoran Sederhana, Jl. Radin Intan II Taman Buaran Indah U 225 Jakarta Timur, +(021) 86614678
  5. Restoran Sederhana, Jl. Trans Yogie No. 72 (Alternatif Cibubur), +(021) 84592368
  6. Restoran Sederhana, Jl. Raden Saleh No. 29, Cikini - Jakarta Pusat, +(021) 3914658
  7. Restoran Sederhana, Jl. Ciledug Raya No. 76 Cipulir, Keb Lama Jakarta Selatan, +(021) 7392692
  8. Restoran Sederhana, Jl. Raya Bogor Km. 26.5 No. 12 Ciracas - Jakarta Timur, +(021) 29626881
  9. Restoran Sederhana, Jl. Raya Condet No. 27 Gedong, Jakarta Timur, +(021) 87781928
  10. Restoran Sederhana, Jl. Taman Cut Meutiah No. 1 Menteng, Jakarta Pusat, +(021) 3147710
  11. Restoran Sederhana, Jl. Enggano No. 73 Tanjung Priok, Jakarta Utara, +(021) 43902024
  12. Restoran Sederhana, Jl. Hang Lekir II No. 14 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, +(021) 7392985
  13. Restoran Sederhana, Jl. Citarum Atas No. 19 Jatibaru Tanah Abang Jakarta Pusat, +(021) 3442271 / 3522966
  14. Restoran Sederhana, Jl. Raya Panjang No. 18 Kelapa Dua, Kebon Jeruk Jakarta Barat, +(021) 5302011
  15. Restoran Sederhana, Jl. Kebon Kacang Raya No. 19 Jakarta Pusat, +(021) 3150690 / 93924887
  16. Restoran Sederhana, Jl. Kebub Sirih No. 28 D Jakarta Pusat, +(021) 3160008
  17. Restoran Sederhana, Jl. Kelapa Gading Boulevard Blok IV No. 3 Jakarta Utara, +(021) 4502086
  18. Restoran Sederhana, Jl. Kemang Raya I No. 7 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, +(021) 7198727
  19. Restoran Sederhana, Jl. K.H. Abdullah Syafe'i No. 2 Casablanca Jakarta Selatan, +(021) 8303222
  20. Restoran Sederhana, Jl. Mangga Besar Raya No. 30 DE Jakarta Barat, +(021) 6121751
  21. Restoran Sederhana, Jl. Hang Lekir II No. 14 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, +(021) 6457888 / 6425999
  22. Restoran Sederhana, Jl. Raya Matraman No. 51 Jakarta Timur, +(021) 3583021
  23. Restoran Sederhana, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 300 - Jakarta Selatan, +(021) 44647555
  24. Restoran Sederhana, Jl. Rasuna Said Kav C22, Setia Budi - Jakarta Selatan, +(021) 29510854
  25. Restoran Sederhana, Jl. Sultan Agung No. 1 Pasar Rumput - Jakarta Selatan, +(021) 8313594
  26. Restoran Sederhana, Jl. Pemuda No. 33 Jakarta Timur, +(021) 47860807
  27. Restoran Sederhana, Jl. DR. Sumarno No. 19 Sentra Primer - Jakarta Timur, +(021) 4803682
  28. Restoran Sederhana, Jl. Nipah Raya No. 7 Prapanca - Jakarta Selatan, +(021) 7246919
  29. Restoran Sederhana, Jl. Balai Pustaka Raya No. 1 Rawamangun - Jakarta Timur, +(021) 4716944 / 4898433
  30. Restoran Sederhana, Jl. H. Agus Salim No. 35 - Jakarta Pusat, +(021) 31924962 / 3162746
  31. Restoran Sederhana, Kawasan Niaga Terpadu Lot. 8 (SCBD) Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan, +(021) 515 4415/ 515 4416
  32. Restoran Sederhana, Jl. Raya Plumpang Semper No. 40 - Jakarta Utara, +(021) 43900688
  33. Restoran Sederhana, Jl. KS Tubun No. 58B RT. 004/005 Slipi - Jakarta Barat, +(021) 8485144 / 5481752
  34. Restoran Sederhana, Jl. KH. Mas Mansyur Kav. 35 Sudirman Park Blok A NO. 3-5, +(021) 57943800
  35. Restoran Sederhana, Danau Indah Timur Blok C2 No. 2 Jakarta Utara, +(021) 65834358
  36. Restoran Sederhana, Ruko Griya Inti Sentosa Blok A/37 Sunter Agung - Jakarta Utara, +(021) 6519926
  37. Restoran Sederhana, Jl. Raya Pondok Gede No. 7 Jakarta Timur, +(021) 8011837 / 8011835
  38. Restoran Sederhana, Jl. Tanjung Duren Raya No. 54 - Jakarta Barat, +(021) 5666555
  39. Restoran Sederhana, Jl. Sulawesi No. 9 Koja, Tanjung Priok - Jakarta Utara, +(021) 4358449 / 4354450
  40. Restoran Sederhana, Jl. Veteran K-8, Bintaro Pesanggrahan - Jakarta Selatan, +(021) 7392985

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Sekaten adalah Upacara Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW: Asal-usul dan sejarah serta fungsi,
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sekaten adalah Upacara Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW: Asal-usul dan sejarah serta fungsi, makna, dan nilai budaya Identitas Ritual Sekaten adalah rangkaian upacara tahunan yang diselenggarakan oleh Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) [S1][S3]. Ritual ini berlangsung selama delapan hari, dimulai pada tanggal 5 Rabi'ul Awal (Mulud dalam kalender Jawa) dan berakhir pada tanggal 12 Rabi'ul Awal dengan upacara penutup bernama Garebeg Mulud [S3]. Nama "Sekaten" sendiri berasal dari adaptasi istilah Arab syahadatain , yang merujuk pada dua persaksian (syahadat) dalam Islam [S1]. Komunitas pelaksana Sekaten adalah institusi keraton sebagai pusat ritual, dengan melibatkan masyarakat luas dalam prosesi dan perayaan [S2]. Lokasi utama penyelenggaraan adalah Yogyakarta, meskipun tradisi serupa juga dilaksanakan di Surakarta [S1]. Upacara ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan laku budaya-religius...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Tenun NTT: Simbol Status, Identitas, dan Kisah Leluhur
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Tenun NTT: Simbol Status, Identitas, dan Kisah Leluhur Identitas dan Asal-Usul Tradisi tenun yang paling populer di Indonesia merujuk pada Tenun Ikat , khususnya varian yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Popularitas ini tidak terlepas dari keunikan teknik, motif, dan makna filosofisnya yang kuat dalam budaya masyarakat setempat [S1]. Tenun ikat di NTT merupakan warisan budaya yang bertahan hingga kini, diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian integral dari identitas komunitas [S2]. Secara geografis, sentra tenun ikat NTT tersebar di berbagai pulau, dengan Pulau Sumba dikenal sebagai salah satu pusat tradisi ini yang paling kuat. Di Sumba, pembuatan kain tenun ikat tradisional masih lestari, dengan kampung-kampung seperti Kanatang dan desa-desa di wilayah Sumba Timur menjadi lokasi perajin aktif [S3]. Proses pembuatannya sangat mengikat dengan sejarah dan kehidupan masyarakat, di mana kain tenun bukan sekadar produk ekonomi tetapi juga warisan leluhur yang...

avatar
Kianasarayu