Ribuan tahun yang lalu di Sumatera Selatan, terdapat sebuah keraajaan yang dilanda musim kemarau selama bertahun-tahun. Akibat musim kemarau itu, rakyat menjadi kelaparan. Raja sangat bingung, bagaimana cara mengatasi musim kemarau tersebut.
Raja memiliki seorang putri yang sangat cantik. Ia bernama Putri Jelitani. Namun karena ia lahir pada musim kemarau, raja sering memanggilnya dengan sebutan Putri Kemarau.
Suatu ketika, datanglah seorang peramal. Ia memberi tahu raja, bahwa kemarau yang terjadi di kerajaannya dapat diselesaikan oleh mimpi Putri Kemarau.
Beberapa puluh tahun berlalu. Kerajaan masih dilanda kemarau. Rakyat pun semakin miskin dan menderita. Sementara itu, Putri Kemarau menjadi gadis yang sangat cantik dan juga baik hati. Ya! Putri Kemarau telah tumbuh dewasa. Kini, ia harus berusaha keras menyelesaikan musim kemarau yang tak kunjung usai.
"Putriku, dulu ada seorang peramal yang meramalkan, bahwa kerajaan kita akan diselamatkan oleh mimpimu. Apakah kau pernah bermimpi aneh selama ini?" tanya raja.
"Ayahanda, harusnya Ayah tak usah percaya dengan ramalan. Percayalah kepada Tuhan yang memberikan kita hidup. Serahkan semua masalah ini kepada-Nya. Saya yakin, semua masalah yang ada di negeri kita akan segera terselesaikan," ujar sang putri.
Raja membenarkan perkataan sang putri. Ia pun meminta maaf kepada putrinya.
Suatu malam, Putri Kemarau bermimpi bertemu dengan ibunya. Padahal, selama ini ia belum pernah bertemu ibunya. Itu karena ibunya meninggal beberapa saat setelah ia lahir.
"Negeri kita akan kembali subur jika ada seorang perempuan yang rela berkorban. Perempuan itu harus menceburkan diri ke laut untuk dikorbankan," ujar ibunda ratu dalam mimpi.
Putri Kemarau langsung memberitahukan mimpinya tersebut kepada raja.
"Apa yang harus aku lakukan?" ucap raja, bingung.
Raja segera mengumpulkan rakyatnya. Semua rakyat pun datang berbondong-bondong ke aula istana. Gadis-gadis juga ikut berkumpul di sana. Raja lalu mengumumkan kepada rakyatnya, bahwa harus ada seorang gadis yang bersedia berkorban untuk negeri mereka.
"Adakah yang mau berkorban untuk negeri kita?" tanya raja kepada rakyatnya.
Namun, tak ada seorang pun yang menjawab. Melihat hal itu, Putri Kemarau memberanikan diri maju di antara rakyatnya.
"Aku yang akan mengorbankan diriku. Aku ingin semua rakyat kembali bergembira. Aku ingin musim kemarau ini berlalu," seru Putri Kemarau.
Raja terkejut dengan perkataan putrinya itu. Ia merasa sangat sedih. Putri Kemarau satu-satunya yang ia miliki, dan ia tak bisa kehilangan putrinya. Namun, ia juga tak bisa mencegah kehendak putrinya itu. Rakyat menjadi ikut bersedih.
Hari itu, Putri Kemarau menceburkan dirinya ke dalam lautan. Seketika, langit menjadi mendung. Hujan pun turun dengan lebatnya.
Tanaman kembali subur dan bunga-bunga bermekaran dengan indah. Rakyat bersuka cita menyambut datangnya hujan. Tapi, tidak dengan raja. Ia sangat sedih karena telah kehilangan putri tercintanya.
Hingga suatu malam, raja bermimpi bahwa ia harus pergi ke tebing laut untuk menemui putrinya. Raja pun terbangun. Tanpa membuang waktu, ia bergegas menuju ke tebing laut.
Benar saja, di sana ada Putri Kemarau. Olala, ternyata dia masih hidup. Keajaiban telah terjadi berkat ketulusan had sang putri.
"Tuhan telah menyelamatkanku karena ketulusanku, Ayah," ucap Putri Kemarau.
Dengan perasaan haru, raja memeluk Putri Kemarau. Semenjak saat itu, kerajaan tak lagi dilanda musim kemarau. Rakyat pun hidup bahagia dengan hasil panen yang melimpah.
https://dongengceritarakyat.com/kumpulan-dongeng-legenda-nusantara-putri-kemarau/
aktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan melalui whatsapp (+62 0815>4033>404) mengunduh aplikasi Aktivasi IB QLola IB Token di Play Store atau App Store, login menggunakan ID Core Anda, dan melakukan verifikasi nomor ponsel. Untuk kendala seperti di HP baru atau reset, Anda perlu menghubungi WhatsApp resmi BRI di atau Contact Center terdekat.
aktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan melalui whatsapp (+62 0815>4033>404) mengunduh aplikasi Aktivasi IB QLola IB Token di Play Store atau App Store, login menggunakan ID Core Anda, dan melakukan verifikasi nomor ponsel. Untuk kendala seperti di HP baru atau reset, Anda perlu menghubungi WhatsApp resmi BRI di atau Contact Center terdekat.
Aktivasi IB Token (Soft Token) QLola by BRI dilakukan dengan mengunduh aplikasi QLola IB Token di Play Store atau hubungi 0815-4033-404 App Store, login menggunakan ID Core Anda, dan melakukan verifikasi nomor ponsel. Untuk kendala seperti di HP baru atau reset, Anda perlu menghubungi WhatsApp resmi BRI di 0815-4033-404 atau Contact Center terdekat.
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...