Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sulawesi Barat Sulawesi Barat
Puso Mandar
- 12 Januari 2018

Orang-orang di suku Mandar menyebutnya dengan nama Puso, alias jantung pisang, atau bunga pisang. Letaknya yang ada di ujung pisang dengan lapisan yang selalu terbuka dengan bagian dalamnya yang akan menjadi buah pisang baru nantinya. Ia kadang disepelekan dan dibuang karena dianggap mengganngu pertumbuhan pisang, namun dibalik itu ia memilki khasiat nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Di daerah Mandar bahan pangan ini dijadikan sebagai bahan untuk sayur dalam hidangan diatas meja, disajikan dan dicampurkan dengan santan. Puso menjadi alternatif  bahan makanan yang mudah ditemukan dengan harga yang tidak mahal dan tentu saja rasanya yang gurih dan nikmat menjadi pertimbangan tersendiri.

Tidak semua jenis puso cocok digunakan untuk bahan sayur, ada jenis puso yang pahit dijadikan bahan sayur, yaitu jenis puso dari pisang ambon, warga lokal di Mandar menyebutnya “loka tiraq”. Puso dari jenis pisang ini memiliki kandungan tannin yang tinggi, ini yang membuatnya menjadi terasa lebih pahit. Jenis puso yang baik digunakan untuk bahan sayur yaitu dari jenis pisang kapok atau biasa disebut “loka manurung”. Loka manurung atau pisang kapok memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari kandungan tannin nya sehingga rasa gurih dan nikmatnya menonjol dibandingkan dengan rasa pahitnya, singkatnya rasa pahitnya menjadi minim.

Untuk mendapatkan Puso di wilayah Mandar dan Sulawesi Barat mungkin tergolong susah-susah gampang, ada banyak pasar tradisional yang bisa anda kunjungi. Kadang kita temukan puso dijajakan diantara jejeran sayuran lainnya, tetapi di lain waktu ia sulit ditemukan. Beruntung jika anda tinggal di daerah yang banyak memiliki kebun pisang, maka puso cukup mudah ditemukan, namun topografi daerah Mandar (Sulawesi Barat) secara umum tampaknya mendukung untuk pertumbuhan tanaman pisang. Ketika buah pisang telah muncul maka ujung bunga pisang atau disebut puso (jantung pisang) biasanya dipotong agar tidak menghambat pertumbuhan pisang, ia dianggap sebagai limbah yang murah.

Manfaat Puso (Jantung Pisang)

Sebenarnya puso adalah bahan kuliner yang murah dengan kandungan nutrisi yang kaya, diketahui bahwa bahan makanan ini memiliki flavonoid¸suatu elemen yang berfungsi sebagai anti radikal bebas, anti kanker, serta anti penuaan, ia juga mengandung yodium yang dapat mencegah penyakit gondok. Bahan makanan alami ini sangat mudah ditemukan di daerah-daerah di Mandar, seperti yang diketahui Sulawesi Barat kaya dengan komoditas buah pisang, tentu saja daerah ini banyak memiliki jantung pisang. Ini dapat menjadi bahan pangan alternative untuk dikonsumsi.

Selain itu puso juga memiliki kandungan gizi seperti protein, mineral (fosfor, kalsium dan zat besi), kasium, vitamin (vitamin A, vitamin B1, vitamin C) dan kandungan serat yang cukup tinggi, jika seseorang mengonsumsi puso maka ia akan lebih lama membuat kenyang dibandingkan dengan nasi dan makanan lainnya dengan khasiat yang sangat positif untuk mereka yang sedang diet rendah lemak.  Bahan makanan ini juga diketahui memiliki kandungan Indeks Glikemik yang cukup rendah sehingga aman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki penyakit kencing manis atau diabetes mellitus dengan kadar gula darah yang berada dalam batas aman dan terkontrol, pilihan bahan pangan yang murah, mudah ditemukan dan bergizi.

Puso juga memiliki kandungan saponin, yang berfungsi menurunkan tingkat kolesterol serta meningkatkan kekebalan tubuh serta mencegah terjadinya kanker.

Jenis-Jenis Olahan Puso

Ada banyak jenis olahan puso yang bisa anda nikmati, selain dijadikan bahan untuk sayuran dalam lauk pauk, puso juga bisa dibakar. Jika sudah matang maka bukalah bagian dalamnya hingga lapisan merahnya terbuka seluruhnya dan potong-potong.

Puso bisa direbus,bisa juga dimakan sebagai lalapan. Kalau anda suka dibuat untuk campuran pecel (kuliner orang-orang Jawa) maka puso juga merupakan pilihan yang tepat, atau dibuat untuk urap, selain itu bisa juga ditumis.

Salah satu olahan puso yang juga cukup lezat dan nikmat adalah ia bisa dicampurkan dengan daun singkong dan bunga pepaya. Rebus semua bahan utama (daun singkong, bunga pepaya, dan puso) pastikan untuk merebus bunga pepayanya maksimal, jangan sampai hancur, setelah itu siapkan bumbu-bumbunya seperti garam, kemiri, cabe, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, dan sedikit kunyit. Hidangan kuliner ini juga lebih nikmat jika disandingkan dengan buah singkong rebus. Orang-orang Mandar juga biasa menjadikan puso sebagai bahan ntuk "lawar".

Source:http://www.kompadansamandar.or.id/kuliner/497-bahan-kuliner-puso-mandar-yang-kaya-nutrisi-dan-serat.html

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah