Ornamen
Ornamen
Artikel Jawa Barat Purwakarta
Plered, Surga Gerabah

Plered, Surga Gerabah

 

            Ketika saya berkunjung ke Sentra Industri Keramik Plered di Purwakarta, Jawa Barat dalam rangka studi lapangan, saya melihat sendiri dan mempelajari proses pembuatan kerajinan gerabah atau keramik. Pada kesempatan kali ini, izinkan saya untuk berbagi ilmu yang telah saya dapat kepada pembaca sekalian.

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan alat dan bahan. Pada tahap ini, semua bahan yang diperlukan seperti tanah liat disiapkan sesuai dengan jumlah yang akan dibentuk, beserta peralatan yang dibutuhkan seperti meja putar atau cetakan, tergantung dari bentuk kerajinan yang akan dibuat.

Kemudian tahap pembentukan. tanah liat yang telah disiapkan kemudian dibentuk sesuai dengan keinginan kita seperti guci, vas bunga, atau hiasan dari tanah liat yang dapat berbentuk hewan seperti kura-kura atau berbentuk seperti bunga dan daun sesuai hasil yang diinginkan. Tanah liat yang telah dibentuk sesuai dengan keinginan kita ini kemudian masuk ke tahap dekorasi, yaitu diberi motif yang sesuai agar dapat memperindah bentuk kerajinan keramik ini.

Tahap berikutnya adalah penjemuran dan pembakaran. tanah liat yang telah dibentuk dan didekorasi kemudian dijemurkan di bawah sinar matahari selama 24 jam atau lebih hingga tanah liat mulai mengeras. Tanah liat yang mulai mengeras dikarenakan proses penjemuran lalu dibakar selama 16–24 jam agar tekstur dari tanah liat berubah menjadi sebuah keramik yang kokoh. Suhu yang diperlukan dalam proses pembakaran ini sebesar 900 hingga 1200 derajat celcius, tergantung jenis kekerasan yang diinginkan.

Terakhir, kerajinan gerabah yang sudah mengeras diwarnai dalam proses pewarnaan untuk mempercantik tampilannya.

            Demikianlah proses pembuatan kerajinan gerabah yang telah saya pelajari. Kiranya dapat bermanfaat untuk menambah wawasan para pembaca. Terima kasih!

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker