Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Nusa Tenggara Barat Lombok
Pindang ikan
- 15 Desember 2018

Bahan-bahan

 
  1. 1 kg ikan layar
  2. 4 siung bawang putih
  3. 7-8 siung bawang merah, iris
  4. 10 buah rawit merah (Kalo suka pedas bisa ditambah)
  5. 1 jempol lengkuas
  6. 1 buah tomat merah
  7. 1 sdt kunyit bubuk (bisa pakai kunyit segar 1 ruas)
  8. 1 bungkus kecil masako ayam
  9. 1 sdt garam
  10. 1 sdm asam jawa (dilarutkan dgn sedikit air)
  11. 1 sdt gula pasir
  12. 1 1/2 sdt garam halus
  13. Pelengkap: saya tambahkan 3 iris kecombrang
  14. 500 ml air
  15. 2-3 sdm minyak goreng

Langkah

 
  1. Ulek lengkuas, bawang putih, dan rawit merah hingga halus. Masukkan irisan bawang merah, ulek kasar saja. Masukkan tomat (bisa diparut atau diiris kemudian diulek hingga halus).

     
     
     
     
     
  2. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu hingga layu dan harum. Kalo punya kecombrang iris, bisa dimasukkan sekarang. Kemudian masukkan. Air asam jawa. Biarkan hingga mendidih kemudian masukkan masako, garam dan gula, aduk rata.

     
     
     
     
     
  3. Masukkan ikan dan air aduk sebentar, kemudian tutup wajan, biarkan hingga mendidih, cek rasa.

     
     
     
     
     
  4. Kalo sudah pas rasanya, biarkan sampai air mulai berkurang dan ikan matang. Angkat Dan sajikan.

     
     
     
     
     
  5. Happy cooking

https://cookpad.com/id/resep/6350388-pindang-ikan-ala-lombok

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker