Pia Apple Pie adalah salah satu sajian yang sangat terkenal di Bogor. Makanan ini biasanya disajikan dengan bentuk yang besar seperti kue tart, tapi ada pula yang disajikan berbentuk kecil seperti pie susu dari Bali. Resep Pia Apple Pie khas Bogor dibawah ini semakin istimewa karena menggunakan selai apel dari irisan apel Malang.
Bahan Kulit: 3 ons terigu 1 ½ ons margarin ½ sendok teh garam 5 sendok makan gula halus 2 butir kuning telur 5 sendok makan air es
Bahan Selai Apel: ½ kg apel Malang ½ ons kismis ¾ ons gula pasir ½ sendok teh kayu manis bubuk 50 ml air Larutan maizenna secukupnya
Cara Membuat: 1. Siapkan semua bahan dan perlengkapan yang digunakan untuk mengolah pia apple pie khas Bogor sesuai takaran di atas. 2. Campur tepung terigu, margarin, gula halus, kuning telur, garam dan juga air es dengan pisau pastry ataupun sendok kayu sampai rata. 3. Lalu simpanlah di dalam kulkas kurang lebih seperempat jam atau setengah jam. 4. Sementara itu, Anda bisa mengupas apel dan mengirisnya kotak-kotak kecil. Lakukan sampai habis. 5. Kemudian masaklah gula pasir bersama air hingga mendidih dan larut. Tambahkan irisan apel ke dalamnya. 6. Setelah itu, masukkan kismis dan kayu manis bubuk. Biarkan apel menjadi lembut, namun tetap bertekstur. 7. Selanjutnya, jika air sudah menyusut berilah larutan maizenna secukupnya dan aduk hingga meletup-letup. 8. Berikutnya, cetak adonan kulit dengan cetakan mini pie. Sisakan sedikit saja adonannya untuk penutup pie. 9. Sesudah itu, tusuk-tusuk bagian dasar adonan dan isi dengan selai apel. Tutup kembali dengan adonan yang dipotongi. menggunakan pisau bergerigi. 10. Lalu olesi bagian atasnya dengan kuning telur tipis-tipis. 11. Terakhir, panggang dalam oven dengan suhu 175 derajat Celcius. Biarkan sampai berwarna keemasan kemudian angkat. 12. Dinginkan pie dan keluarkan dari cetakan. Hidangan pia apple pie siap dinikmati.
Sumber: http://www.masakandapurku.com/2016/06/resep-membuat-pia-apple-pie-khas-bogor.html?m=1
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...