Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Kalimantan Selatan Banjarmasin
Pepes Pedas Patin Kemangi - Banjarmasin - Kalimantan Selatan
- 21 Februari 2018
Bahan-bahan (8 porsi)
  • 2 ekor ikan patin ukuran besar
  • 1 ikat kemangi segar ambil daunnya saja
  • Daun pisang
Bumbu rempah yang dihaluskan:
  • 8 butir bawang merah
  • 8 butir bawang putih
  • 10 butir kemiri
  • 10 buah cabai merah
  • 20 buah cabai rawit (boleh dikurangi jika tidak suka pedas)
  • 1 ruas kunyit ukuran besar
  • 1 ruas kencur
  • 1 ruas jahe
  • 2 batang serai
  • 5 lembar daun jeruk
  • 1 buah tomat merah ukuran sedang
Bahan pelengkap:
  • 10 buah belimbing wuluh
  • 1 ons cabai rawit merah & hijau
  • 2 buah jeruk nipis
  • secukupnya Garam
Langkah (50menit)
  1. Potong ikan menjadi 4 bagian (belah kepala menjadi 2) gunakan baskom besar untuk mencuci. Cuci bersih hingga 3 sampai 4 kali, lalu keringkan air didalam baskom, beri perasan jeruk nipis (kulit jeruk jangan dibuang, masukkan kedalam baskom), taburi 3 sdm garam kasar pada ikan sambil diaduk rata. Tutup baskom. Diamkan. Setelah 15menit bilas lagi satu kali saja supaya biji jeruk nipis dan kulit jeruk terpisah.
  2. Siapkan blender, masukkan semua bahan rempah-rempah; bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai merah, cabai rawit, kunyit, kencur, jahe, batang serai, daun jeruk dan tomat. Blender dengan air sedikit saja supaya adonan bumbu kental. Setelah halus pindahkan kedalam mangkok dan beri garam halus secukupnya, aduk-aduk. check rasa, jika terasa kurang asin, tambahkan garam lagi hingga pas.
  3. Kemudian membuat bahan irisan : iris tipis belimbing wuluh dan cabai rawit, sisihkan.
  4. Pilih daun pisang utuh tanpa robek, lap dengan kain bersih, boleh di bakar dahulu diatas api agar lentur, boleh juga langsung di pakai asalkan hati-hati jangan sampai robek. Potong-potong menjadi beberapa bagian, (untuk satu bungkus pepes, menggunakan 2 lembar daun pisang ditumpuk)
  5. Semua ikan yang sudah dibilas, di lumuri dengan sedikit dari bumbu halus tadi. Perhatikan bagiannya agar bumbu meresap rata sampai kesemua bagian.
  6. Tata daun pisang menjadi dua lapisan. Ambil secukupnya bumbu halus oles-oles diatas daun, letakkan kemangi, lalu ikan boleh satu potong, boleh dua potong jika muat, kemudian irisan belimbing dan cabai, lalu beri satu sendok bumbu halus lagi diatas racikan, kemudian tutup lagi dengan kemangi yang banyak. Kemudian bungkus dengan rapat dan ujungnya tusuk pakai tusuk gigi/tusuk sate yg dipotong jadi dua. Ulangi ke semua adonan.
  7. Siapkan panci kukusan (usahakan panci ukuran besar agar muat utk semua bungkusan daun) gunakan api agak besar, panaskan panci 5 menit, masukkan semua bungkusan daun kedalam panci (boleh ditumpuk) tutup panci dengan rapat jangan sampai ada celah supaya ikan matang merata. Tunggu 30 menit.
  8. Setelah 30 menit, angkat pepes dari panci, panaskan teflon (saya pakai happy call agar mudah membalikkan pepes) gunakan api kecil, letakkan pepes di teflon (cara ini supaya bumbu agak kering dan aroma nya semakin lezat) tunggu sampai daun sedikit gosong, balik sebentar lalu angkat.
  9. Pepes ikan patin pedas siap disantap bersama nasi putih hangat.

 

Sumberhttps://cookpad.com/id/resep/3236621-pepes-pedas-patin-kemangi

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum