Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kuliner Kalimantan Selatan Banjar
Pentol Banjar
- 5 Januari 2018

SEKILAS

========

Pentol, begitulah masyakat Banjar menyebutnya. Di daerah lain dikenal dengan sebutan bakso, tetapi di kalangan masyarakat banjar, bakso adalah sajian jajanan yang komplit, yakni dengan mangkok yang terisi penuh dengan pentol, mie kuning, bihun dan lain-lain.

Jajanan ini sudah melekat di kalangan masyarakat banjar, hampir disepanjang jalan ada saja yang menjualnya, dan yang menjadi ciri khasnya adalah abang-abang penjual selalu menggunakan gerobak kecil. Pentol tidak dijajakan sendirian, melainkan ada beberapa varian seperti tahu, pentol daging, pentol kanji, pentol telor dan pentol goreng. Harganya yang murah berkisar untuk pentol kanji Rp. 500 – Rp. 1000, pentol daging, telor dan goreng Rp. 1000 – Rp. 2000 juga tergantuk dari besar dan kecilnya bentuk pentol. Pentol sendiri berbentuk bulat dan selalu disajikan dengan saos tomat manis atau pedas. Harganya yang memasyarakat serta rasanya yang kenyal apalagi dengan campuran saos menjadi daya tarik tersendiri untuk jajanan pinggir jalan.

 

DIMANA BISA DITEMUKAN

========================

Kalau kalian berkunjung ke Banjarmasin, dari pusat kota sampai pelosok pinggiran kota kalian akan menemukan banyak penjaja pentol, biasanya para penjaja mulai ramai di malam hari. Eitts, tidak hanya di Banjarmasin, hampir di seluruh wilayah di Kalimantan Selatan bahkan merambat sampai kewilayah Kalimantan bagian lainnya menjual jajanan pentol ini. jadi kalian tidak usah hawatir tidak bisa mencicipinya.

 

BAHAN-BAHAN PEMBUATAN

=========================

  1. 100gr daging sapi cincang/digiling
  2. 5 sdm tepung kanji
  3. 5 sdm tepung terigu
  4. 3 buah bawang putih, dihaluskan / 2 sdt garlic powder
  5. 1 butir telur, putihnya saja
  6. 1 sdt baking powder supaya pentolnya mengembang bagus
  7. 1 sdt garam halus
  8. Merica bubuk secukupnya
  9. Pala bubuk secukupnya
  10. Air secukupnya untuk merebus pentol

 

CARA MEMBUAT

===============

  1. Aduk semua bahan diatas dnegan blender sampai tercampur rata dan lembut
  2. Ulangi berkali-kali sampai halus dan lembut
  3. Jika terlalu sulit dibelnder, beri sedikit air es
  4. Setelah halus dan merata, bentuk menjadi bulatan-bulatan dengan menggunakan 2 buah sendok kecil
  5. Taruh sekepalan adonan ditelapak tangan
  6. Genggam seperti mengepalkan tangn dan tekan supaya mamadat
  7. Keluarkan adonan dari ujung kepalan (fiantara ibu jari telunjuk)
  8. Potong membualn degan sendok kecil
  9. Hasilnya tidak sebulat bakso yan gbulatkan satu persatu
  10. Masukkan ke dalam rebusan air, masak hingga bakso matang
  11. Selesailah cara membuat pentok kanji

 

Adapun pentol telur, cukup kalian tambahakn potongan telur atau telur seutuhnya yang sudah matang dan bungkus dengan adonan pentol, rebus deh.

 

Sumber: http://sehat-alami.net/cara-membuat-pentol-kanji

 

Lokaso penjual:
Pentol "ONE"
Alamat: Pemurus Luar, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70654
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker