Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Selatan Palembang
Pempek Ikan Belida
- 16 Desember 2017

Bahan-bahan utama yakni :

  • 1,5 kg tepung sagu, usahakan yang kualitasnya terbaik agar hasilnya nanti juga jadi bagus
  • 1 kg ikan belida yang telah digiling dahulu. Kalau tidak bisa menemukan ikan itu jangan khawatir dulu ya. Soalnya bisa juga kok memakai daging ikan lain. Seperti ikan tengiri atau ikan gabus misalnya
  • 1 sendok makan garam dapur
  • 1 bungkus bumbu penyedap rasa
  • 1 gelas air putih yang dingin ( air es )
  • Rebuslah beberapa liter air kedalam sebuah panci. Jangan lupa tambahkan minyak goreng. 2 sendok makan cukup.

Bahan yang Digunakan Untuk Membuat Saus atau Cukonya yaitu :

  • 1 liter air putih yang bersih
  • 250 gram gula merah ( aren )
  • 200 gram bawang putih yang telah diiris dan dicincang halus
  • 50 gram air asam jawa
  • Cabai rawit, jumlah sesuai selera anda. Kemudian dihaluskan saja
  • Ebi kering yang sudah dihaluskan, kira-kira 2 sendok makan

Cara membuatnya Cuko Pempek yakni :

  • Pertama masaklah air yang sebelumnya telah dicampur dengan asam jawa beserta gula merah, tunggu beberapa saat hingga mendidih. Setelah benar-benar mendidih, kemudian masukkan bahan lainnya seperti cabe rawit, ebi, bawang putih dan garam. Tunggulah beberapa saat biar semua bahannya tercampur.
  • Terakhir angkat saja deh sausnya setelah dirasa matang.

Cara Membuat Pempek Palembang :

  1. Langkah pertama. Masukkanlah ikan yang telah digiling tadi kedalam sebuah wadah. Kemudian masukkan saja bumbu penyedap rasa, garam dan juga gula serta tambahkan pula air dingin ( air es). Aduk-aduk hingga adonan ikan dan bumbunya menjadi rata.
  2. Langkah kedua. Masukkan tepung sagu yang kualitasnya bagus kedalam adonan ikannya. Ketika memasukkan tepungnya bertahap dan secukupnya saja, jangan berlebihan. kalau dirasa-rasa adonanya sudah tak lengket dan bisa untuk diuleni, penggunaan tepung dihentikan. Kalau kebayakan pempek nya jadi berasa sagu bukan berasa ikan. he he he
  3. Tahap berikutnya adalah membentuk pempeknya. Caranya ya tinggal dibentuk saja. Mau dibentuk lonjong, bulat-bulat terserah anda. Namun perlu diperhatikan ya sebelum mulai membentuk, ambil dulu sedikit tepung kemudian usapkan ketangan. Fungsinya agar tangan kita tak jadi lengket saat memegang pempeknya
  4. Setelah semua adonan selesai di buat, barulah direbus kedalam panci berisi air yang tadi sudah disiapkan
  5. Tunggu hingga pempeknya pada mengambang, yang berarti sudah matang dan siap untuk disantap. Eh, tapi jangan dimakan dulu tunggu sausnya biar tambah nikmat ya.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah