
(Foto: Kabare.co/ Baskoro Dien)
Menurut KBBI Payung merupakan alat pelindung badan supaya tidak terkena panas matahari atau hujan, biasanya dibuat dari kain atau kertas diberi bertangkai dan dapat dilipat-lipat, dan ada juga yang dipakai sebagai tanda kebesaran. Keberadaan payung bisa dikatakan tidak dapat dilepas dari kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya melindungi penggunanya dari hujan, payung juga dapat melindungi pengguna dari terik matahari yang menyengat di siang hari dan aksesori penampilan.
Payung geulis merupakan suatu karya rupa khas Tasikmalaya. Secara harfiah payung geukis dapat diartikan sebagai payung cantik. Payung geulis merupakan payung kebanggan Kota Tasikmalaya . Bahkan Payung Geulis dijadikan logo Kota Tasikmalaya.
Payung kebanggaan Tasikmalaya memiliki rangka yang biasanya dibuat dari bambu. Rangka yang sudah dirangkai dipasang kertas dan kain serta dirapikan dengan kanji. Karena menggunakan kanji sebagai komponen pembuatan payung, payung ini dikeringkan dengan sinar matahari.
Payung yang Pudar Warnanya
Payung ini pernah mencapai era keemasannya pada tahun 1960an. Ketika era keemasannya banyak penduduk setempat yang menjadi pengarajin. Namun era yang manis ini tidak berlangsung lama. Pada 1968 "warna cerah payung ini memudar" ketika pemerintah mulai membuka diri terhadap barang impor.
Warna yang Mulai Muncul Kembali
Seiring berjalannya waktu payung geulis mulai "meraih warnanya kembali' dengan menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai estetika. Payung yang awalnya digunakan untuk melindungi pengguna dari cuaca beralih menjadi komuditas seni, desain interior, dan perlengkapan menari. Presiden Jokowi juga menjadikan payung geulis sebagai cenderamata pernikahan anaknya. Payung geulis juga menghiasa Tasikmalaya October Festival 2017 yang lalu.
Referensi
http://www.viva.co.id/gaya-hidup/gaya/975367-suvenir-suvenir-cantik-di-pernikahan-kahiyang-bobby
Cara Membatalkan Transaksi Pinjaman (AdaKami) Kamu bisa menghubungi layanan Live Chat via WA((+62821=6213=907)). jelaskan dengan baik alasan ingin melakukan Pembatalan, lalu siapkan data diri anda seperti KTP, dan ikuti langkah-langkah Pembatalan yang di instruksikan oleh customer service melalui WA.
Berikut ini cara membatalkan pinjaman (EasyCash), Silahkan hubungi Customer Service(O822=9567•411O, melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh agen customer service untuk melanjutkan proses Pembatalan anda.
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...
Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...