Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Kalimantan Barat Kalimantan Barat
Pao Isi Coklat
- 8 Maret 2019

Bahan-bahan

23 buah
500 gr tepung terigu
  1. 1 sdt maizena
  2. 8 gr ragi
  3. 50 gr gula pasir
  4. 220 ml susu cair
  5. 1/4 sdt vanili bubuk
  6. 50 gr margarin
  7. 1/4 sdt garam
  8. 27 gr/ 1 sachet susu bubuk full cream
  9. 1/4 sdt baking powder
  10. pewarna makanan merah rose

Langkah

2 jam

Campur jadi satu,tepung terigu,maizena,ragi,gula pasir,vanili bubuk,susu bubuk,dan baking powder,aduk rata.

Pao Isi Coklat recipe step 1 photo
 
 
 
 
  1. Masukkan susu cair,aduk rata

    Pao Isi Coklat recipe step 2 photo
     
     
     
     
  2. Uleni setengah kalis,masukkan margarin dan garam

    Pao Isi Coklat recipe step 3 photo
     
     
     
     
  3. Tambahkan pewarna makanan

    Pao Isi Coklat recipe step 4 photo
     
     
     
     
  4. Uleni hingga kalis elastis,diamkan 10 menit,tutup dengan kain.

    Pao Isi Coklat recipe step 5 photo
     
     
     
     
  5. Bagi adonan,saya timbang 40 gr.

    Pao Isi Coklat recipe step 6 photo
     
     
     
     
  6. Pipihkan adonan,beri isian selai coklat(sudah saya post resep selai sebelumnya)

    Pao Isi Coklat recipe step 7 photo
     
     
     
     
  7. Siapkan cup kertas

    Pao Isi Coklat recipe step 8 photo
     
     
     
     
  8. Biarkan sampai mengembang,tutup dengan kain/plastik

    Pao Isi Coklat recipe step 9 photo
     
     
     
     
  9. Kukus saat air sudah beruap banyak,dengan api sedang cenderung kecil selama 10 menit.

    Pao Isi Coklat recipe step 10 photo
     
     
     
     
  10. Sebelum diangkat biarkan pao didalam kukusan selama 3 menit.

    Pao Isi Coklat recipe step 11 photo
     
     
     
     
  11. Angkat dan tiriskan

    Pao Isi Coklat recipe step 12 photo
     
     
     
     
  12. Jadi 23 pao

    Pao Isi Coklat recipe step 13 photo
     
     
     
     
  13. Rasanya ringan,kulit pao nya manis kalo gak suka manis silahkan kurangi takaran gulanya

    Pao Isi Coklat recipe step 14 photo
     
     
     
     
  14. Nyum,nyum

    Pao Isi Coklat recipe step 15 photo
     
     
     
     
  15. Kalau masih sisa siman dikulkas,besoknya bisa dihangatkan ketika mau dicamil.

    Pao Isi Coklat recipe step 16 photo
     
     

Resep Pao Isi Coklat oleh Ny. Indra - Cookpad

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker