Pangsi adalah salah satu pakaian tradisional Sunda yang masih dilestarikan sampai sekarang, bahkan Pemerintah Kota Bandung sempat memberlakukan program Rebo Nyunda dan mewajibkan penggunaan pangsi dalam kegiatan sehari itu. Bagian-bagian dalam pangsi memiliki makna masing-masing
Pangsi merupakan singkatan dari "pangeusi numpang ka sisi" yang merupakan cara penggunaan pangsi yaitu dengan membelitkan dengan cara menumpang seperti memakai sarung. Pangsi sendiri sebenarnya nama untuk bagian bawah (celana), dan untuk bagian atas (baju) bernama salontreng, namun kita tidak bisa menyalahkan orang-orang yang menyebut pangsi untuk kedua bagian tersebut. Pangsi terdiri dari tiga susunan, yaitu nangtung, tangtung, dan samping
Warna dari pangsi ini adalah hitam dan penggunaannya biasanya dipadukan dengan iket Sunda dan pakaian dalaman/kaos berwarna putih
OSKMITB2018
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk mengajukan penutupan kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.