Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Timur Ponorogo
Nasi pecel ponorogo
- 13 Desember 2018

Nasi pecel ponorogo foto resep utama

 

Bahan-bahan

 
  1. 2 ikat kangkung, petiki
  2. 1 ikat bayam, petiki
  3. 1 genggam daun melinjo muda / daun so
  4. 1 buah timun, cacah kasar
  5. 1 ikat kecil daun kemangi,petiki daun dan tangkai mudanya
  6. 1 genggam toge, siangi ekornya
  7. Bumbu pecel :
  8. 1 ons kacang tanah sangrai,buang kulitnya
  9. 2 buah cabe merah besar
  10. 6 buah cabe rawit merah
  11. 1 siung besar bawang putih
  12. 2 mata asam asam jawa
  13. 2 sdt gula pasir
  14. 1/2 sdt garam
  15. 2 sdm gula merah sisir
  16. 4 lembar daun jeruk
  17. Pelengkap :
  18. Tempe goreng atau rempeyek

Langkah

 
  1. Cuci bersih semua sayuran secara terpisah lalu rebus juga secara terpisah, tiriskan

     
     
     
     
     
  2. Bumbu kacang : sangrai cabe merah,cabe rawit,bawang putih sampai layu dan ada sedikit hitam dengan permukaannya angkat. Tumbuk sampai halus kacang tanah sangrai kemudian masukkan gula dan garam tumbuk lagi sampai tercampur rata sisihkan.

     
     
     
     
     
  3. Tumbuk jadi satu cabe merah,cabe rawit,bawang putih sangrai,daun jeruk dan asam jawa sampai agak halus masukkan gula merah tumbuk lagi sampai tercampur rata baru kemudian masukkan kacang tanah tumbuk lagi sampai semua benar2 tercampur rata dan bumbu berminyak kemudian simpan dalam wadah atau plastik. Bumbu pecel ini bisa bertahan berbulan- bulan jika dimasukkan dalam kulkas dan dalam suhu ruang bisa tahan 1-2 bulan tergantung kelembaban ruangan.

     
     
     
     
     
  4. Atau jika ingin praktis diblender aja semua jadi satu dengan drymill blender atau chopper mana bunda suka yang penting happy dan enak ❤😆

     
     
     
     
     
  5. Siapkan piring saji tata nasi lalu susun sayuran dan toge siram dengan bumbu pecel,beri cacahan mentimun dan daun kemangi sajikan bersama tempe goreng hangat hmmmm yuuuummm yuuummmm endeusss😋ðŸ'Œ gak ada matinya buat saya ðŸ'â¤â¤â¤

    Nasi pecel ponorogo recipe step 5 photo

     

     

    https://cookpad.com/id/resep/6394207-nasi-pecel-ponorogo

     

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker