Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Selatan Palembang
Nasi Bakar Tuna Pindang Pedas
- 14 Desember 2018

Bahan-bahan

8 porsi
  1. Bahan nasi uduk
  2. 1 liter beras
  3. 1 sachet santan kara
  4. 2 lembar Daun salam
  5. 1 sdm garam
  6. 1 liter air
  7. Bahan Tuna Pindang
  8. Ikan tuna 1/4 ekor ukuran sedang
  9. 2 lembar Daun salam
  10. secukupnya Garam
  11. 6 siung bawang putih
  12. 3 buah bawang merah
  13. 1 genggam cabe kecil
  14. secukupnya Terasi
  15. secukupnya Garam
  16. secukupnya Kaldu bubuk
  17. secukupnya Kemangi
  18. secukupnya Daun jeruk
  19. 8 lembar daun pisang
  20. 16 buah tusuk gigi

Langkah

 
  1. Cuci beras hingga bersih, lalu tiriskan

     
     
     
     
     
  2. Masak seliter air tambahkan garam dan masukkan daun salam. Tunggu hingga mulai mendidih lalu masukkan santan sambil tetap diaduk agar santan tidak pecah, lalu segera masukkan beras yg sudah dicuci. Aduk sesekali beras agar tdk melengket di panci. Aduk hingga air surut atau nyaat. Matikan api kompor lalu tutup panci. Tunggu sekitar 15 menit, lalu naikkan dandan kukusan. Kukus nasi kurang lebih 30 menit atau hingga nasi uduk masak

     
     
     
     
     
  3. Sambil menunggu nasi uduknya masak, kita siapkan bahan ikan tuna pindang nya

     
     
     
     
     
  4. Cuci bersih ikan lalu rebus dengan garam dan daun salam dengan air secukupnya. Oya air rebusan ini yg biasanya digunakan oleh orang Bali untuk membuat rujak kuah pindang hehe. Tp jangan lupa disaring terlebih dahulu biar kuah pindangnya bening ya

     
     
     
     
     
  5. Setelah ikan matang, tiriskan. Lalu goreng sebentar saja. Tidak perlu terlalu kering hanya sekadar kering. Setelah diangkat dan agak dingin, suir-suir ikan menjadi kecil-kecil atau ukuran sesuai selera

     
     
     
     
     
  6. Siapkan bumbu untuk memasak tuna pindang pedasnya. Uleg semua bumbu lalu tumis hingga harum dan matang. Tambahkan garam dan kaldu bubuk lalu masukkan tuna yang sudah disuir-suir. Aduk hingga merata

     
     
     
     
     
  7. Untuk membungkus nasi bakar nya, siapkan selembar daun pisang. Sebaiknya pilih yg agak muda atau jika kebetulan yg ada daun yang udah tua bisa dihangatkan dulu agar lebih lemas. Karena jika daun kaku, maka akan agak sulit untuk membungkusnya dan biasanya daun jadi lebih mudah robek.

     
     
     
     
     
  8. Letakkan nasi uduk lalu tambahan ikan tuna pindang di tengah nasi, beri kemangi dan daun jeruk agar aroma saat dibakar menjadi lebih sedap. Bungkus nasi dan siap untuk dibakar

https://cookpad.com/id/resep/6548145-nasi-bakar-tuna-pindang-pedas

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker
Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu