TAK banyak orang yang mengetahui keberadaannya. Bahkan tak banyak orang yang percaya bahwa ia ada. Padahal letaknya berada di pusat gaya hidup di Jakarta, yaitu Kemang. Semut di ujung lautan tampak, tapi gajah di pelupuk mata tak tampak. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk Museum di Tengah Kebun. Tidak ada sign board yang besar dan mencolok mata, tidak ada pula bangunan megah dengan arsitektur zaman Belanda atau arsitektur kuno ala museum kebanyakan. Yang ada hanyalah pintu gerbang kayu yang besar, yang menutupi bentuk bangunan di dalamnya dan nama museum yang tertempel di tembok kanan, dan kiri sebagai penanda. Untuk bisa memasuki Museum di Tengah Kebun, pengunjung tidak dikenakan biaya apa pun. Tapi, sulit sekali memang untuk bisa masuk melihat-lihat koleksi museum itu. Anda harus memiliki rombongan paling sedikit tujuh orang dan paling banyak 12 orang untuk bisa masuk museum. Waktu berkunjung pun harus ditetapkan jauh-jauh hari dan harus dirundingkan dengan pengelola museum. Kira-kira, begitulah keterangan yang bisa didapatkan dari selembar kertas yang tertempel di pagar kayu besar museum
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Museum di Tengah Kebun, Lorong Waktu yang Sejuk...", https://travel.kompas.com/read/2013/10/20/0953046/Museum.di.Tengah.Kebun.Lorong.Waktu.yang.Sejuk..
Penulis : Tri Wahyuni

Sumber : (KOMPAS.COM/TRI WAHYUNI)
TAK banyak orang yang mengetahui keberadaannya. Bahkan tak banyak orang yang percaya bahwa ia ada. Padahal letaknya berada di pusat gaya hidup di Jakarta, yaitu Kemang. Semut di ujung lautan tampak, tapi gajah di pelupuk mata tak tampak. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk Museum di Tengah Kebun. Tidak ada sign board yang besar dan mencolok mata, tidak ada pula bangunan megah dengan arsitektur zaman Belanda atau arsitektur kuno ala museum kebanyakan. Yang ada hanyalah pintu gerbang kayu yang besar, yang menutupi bentuk bangunan di dalamnya dan nama museum yang tertempel di tembok kanan, dan kiri sebagai penanda. Untuk bisa memasuki Museum di Tengah Kebun, pengunjung tidak dikenakan biaya apa pun. Tapi, sulit sekali memang untuk bisa masuk melihat-lihat koleksi museum itu. Anda harus memiliki rombongan paling sedikit tujuh orang dan paling banyak 12 orang untuk bisa masuk museum. Waktu berkunjung pun harus ditetapkan jauh-jauh hari dan harus dirundingkan dengan pengelola museum. Kira-kira, begitulah keterangan yang bisa didapatkan dari selembar kertas yang tertempel di pagar kayu besar museum
sumber : https://travel.kompas.com/read/2013/10/20/0953046/Museum.di.Tengah.Kebun.Lorong.Waktu.yang.Sejuk.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...