Produk Arsitektur
Produk Arsitektur
Museum Jawa Timur Malang
Museum Tubuh Bagong Adventur
- 2 Januari 2019
Museum Tubuh Bagong Adventure, Malang
Openingstijden:
 
Senin - Minggu 08:30-16:30
Plaats:
 
Malang
Provincie:
 
Jawa Timur
Land:
 
IND
Type organisatie:
 
Museum
Postadres:
 

Museum Tubuh Bagong Adventure
Jawa Timur Park 1, Jl. Kartika No. 1, Sisir, Batu
65314 Batu
tel: +62 341 597778

Informatie:
 
Museum Tubuh Bagong Adventure merupakan salah satu destinasi wisata edukasi terbaru yang berlokasi di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Museum ini secara resmi dibuka sejak tanggal 20 Desember 2014 dan merupakan museum tubuh manusia pertama yang ada di negara Indonesia serta juga terbesar di kawasan Asia saat ini. Museum Tubuh Bagong Adventure ini masih satu komplek dengan kawasan Jawa Timur 1 yang beralamat di Jalan Kartika No.2 Kota Batu.

Museum Tubuh Bagong Adventure ini menempati lokasi seluas kurang lebih 3,5 hektar dimana bangunan gedungnya berbentuk satu bangunan dengan relief tubuh manusia berkarakter Bagong dan terdiri dari 6 lantai di dalamnya. Museum Tubuh Bagong Adventure akan cocok sekali dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata keluarga khususnya untuk pembelajaran anatomi tubuh manusia. Di dalam museum tersebut sudah dilengkapi berbagai fasilitas multimedia yang modern untuk mendukung zona di dalamnya.

Mungkin bagi para pengunjung museum ini penasaran dengan digunakannya nama Bagong. Nama dari Museum Tubuh Bagong Adventure ini diambil dari karakter pewayangan bernama Bagong, dimana Bagong ini termasuk dalam salah satu tokoh empat sekawan (Punokawan) yang terdiri dari Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Dalam tokoh pewayangan Jawa, Bagong adalah karakter yang paling menonjol dalam empat sekawan. Hal ini dikarenakan Bagong memiliki kepintaran dan paling cerdik serta lucu. Selain itu juga dengan mengambil nama salah satu tokoh empat sekawan tersebut, maka turut menjaga budaya dan melestarikan nama tokoh pewayangan Jawa.

Terdapat 13 zona pembelajaran yang ada di Museum Tubuh Bagong Adventure meliputi zona otak, mulut, gigi telinga, hidung, mata, paru – paru, jantung, hati, usus besar, usus halus, lambung, pembuluh darah, tulang, dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan tubuh manusia.

sumber : http://www.archieven.nl/index.php/nl/zoeken?miadt=50000&mizig=190&miview=ldt&milang=nl&micols=1&misort=pla%7Casc&mires=0&mizk_alle=Museum%20Anatomi%20Tubuh

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker