Produk Arsitektur
Produk Arsitektur
Museum Jawa Timur Gresik
Museum Semen Indonesia
- 2 Januari 2019
Museum Semen Indonesia, Gresik
Website:
 
Plaats:
 
Gresik
Provincie:
 
Jawa Timur
Land:
 
IND
Type organisatie:
 
Museum
Postadres:
 

Museum Semen Indonesia
Jl. Veteran, Sidokumpul, Kec. Gresik
61122 Gresik
tel: +62 31 3981732

Informatie:
 
Pemerintah Belanda membuat pabrik semen pertama di Indonesia dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM) pada tanggal 18 Maret 1910. Gebroeders Veth Handelmaatschappij adalah pemodal pertama dan utama NV NIPCM.

Pada tanggal 5 Juli 1958 NV NIPCM dinasionalisasi oleh Pemerintah Indonesia. Pabrik Indarung I dinonaktifkan sejak Oktober 1999 dengan pertimbangan efisiensi dan polusi. Pabrik Indarung I menggunakan proses basah, cara ini sudah tidak efektif lagi sejak teknologi semen beralih ke proses kering. Perbandingan dari segi efisiensi produksi sangat jauh, proses basah menghasilkan 250.000-300.000 ton per tahun, sedangkan proses kering bisa mencapai 2,3 juta ton per tahun. Dalam lokarkaya desain internasional bertema “The Great Padang Cement Factory Revitalization” 27 juni – 7 juli 2009 yang dilaksanakan di ruang pelatihan indaruung I. Dihardiri 128 arsitek yang tergabung dalam MAAN (Modern Asia Architecture Network) dihasilkan ide membuat museum semen pertama di Asia. Museum yang menelan dana sebesar 10 miliar rupiah ini digunakan sebagai tempat pembelajaran proses pembuatan semen untuk pelajar dan mahasiswa.

Museum Semen Indonesia Indarung berada di desa Indarung kecamatan Lubuk Kilangan, 15 km dari kota Padang dan berada pada ketinggian 200 mpdl. Disana kita bisa melihat sisa-sisa dari 5 kilang. Kilang pertama berproduksi sejak 1913, kilang berikutnya dibangun sejak 1917. Selain itu dikawasan museum juga ditanam 100 pohon khas Indonesia. Ide ini muncul atas semakin berkurangnya pohon akibat jaringan jalan dan perumahan diseluruh dunia. Yang menarik, di museum ini terungkap bahwa pada awal produksi Indarung I sempat menggunakan tenaga kerbau untuk generator.

Sumber: http://www.kompasiana.com/roviaw/heritage-factory-museum-semen-indonesia-pabrik-semen-indarung-i_56cd72f345afbd6d0fcc03cd

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker