Produk Arsitektur
Produk Arsitektur
Sastra Budaya Jawa Tengah Kudus
Museum Kretek Kudus
Kudus dikenal sebagai kota penghasil rokok (kretek) terbesar di Jawa Tengah dan juga dikenal sebagai kota santri. Sebagai kota yang terkenal dengan kretek, Kudus memiliki museum kretek yang bisa terbilang lengkap dengan koleksi-koleksi kreteknya. Museum Kretek Kudus diresmikan tahun 1986 dan terletak di Jalan Getas Pejaten No 155, Kecamatan Jati–Kudus, Jawa Tengah. Lokasinya tak jauh dari perbatasan Kabupaten Kudus dan Demak.
 
Di dalam museum yang memiliki luas sekitar dua hektar ini, terdapat koleksi yang dapat dilihat-lihat beragam koleksi alat-alat untuk memproduksi rokok kretek. Contohnya seperti miniatur yang di dalamnya menggambarkan proses produksi rokok, kemudian display beragam jenis rokok kretek,  alat giling cengkeh, mesin giling tembakau, alat perajang tembakau, dan lain sebagainya.
 
Di dalam museum terpampang display foto-foto dari tokoh-tokoh wiraswasta yang mengembangkan rokok kretek. Pengunjung juga bisa menonton film dokumenter yang memutar tentang sejarah pembuatan rokok kretek dan perkembangannya. Di dalam menurut dia, museum kretek dibangun untuk mengenang 'pahlawan kretek' di masa lalu Karena rokok kretek telah menjadi denyut nadi  bagi masyarakat Kudus. Banyak masyarakat di Kudus yang mengolah tembakau dan bekerja di pabrik untuk membuat rokok kretek.
 
Hal menarik juga terdapat koleksi contoh-contoh benda-benda promosi masa lampau yang terkesan antik seperti asbak, cangkir, cawan, atau teko. Benda-benda promosi pada masakini juga ditampilkan di sebelahnya, seperti payung, asbak, topi, kaos, dan lain-lain. Tidak ketinggalan, beberapa bungkus rokok dan berbagai merek yang pernah diproduksi.
 
Di salah satu ruang sudut museum dengan display foto-foto pendiri rokok kretek adalah kisah Nitisemito sang pendiri pabrik Rokok Bal Tiga. Nitisemito memang dikenal sebagai pengusaha tembakau paling sukses pada awal abad ke-20.  Dengan label Tjap Bal Tiga (Bal Tiga) miliknya itu, dia mengawali kisah suksesnya pada tahun 1914 hingga mencapai puncak kejayaan pada tahun 1914.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker