Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Barat Bandung
Mie Kocok Bakso
- 5 Juli 2015
 

    20-mie-kocok-bakso.jpg

      Mie Kocok Bakso merupakan salahsatu olahan berbahan dasar mie yang memiliki cukup banyak penggemar dari berbagai kalangan. Rasanya yang nikmat dengan kuah dan bumbu yang lezat membuat mie Kocok Bakso ini selalu memiliki tempat di hati para pecintanya. Mie Kocok Bakso juga diketahui memiliki banyak sekali variasi dan bisa dikombinasikan dengan beberapa bahan lain yang semakin menambah kelezatannya.

Waktu Memasak:

 
  • Persiapan 30 menit
  • Memasak 70 menit
  • Total 100 menit
 

 

 

Jumlah Porsi:

  • untuk 2 Orang

 

Bahan Utama:

  • 200 gr Mie Telor
  • 500 gr Kikil
  • 250 gr Tauge
  • 2 lembar daun Salam
  • 1 batang serai
  • 2 siung bawang putih
  • 2 iris lengkuas
  • Garam secukupnya
  • 10 buah bakso ayam/bakso sapi
  • 1 batang daun bawang
  • Saus sambal secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
  • Kecap secukupnya
  • Bawang Goreng (Bawang Merah) secukupnya
  • 500 cc Air

Cara Membuat Mie Kocok Bakso:

  1. Sipakan terlebih dahulu panci presto untuk mengolah kikil yang telah anda siapkan.
  2. Masukan kikil, salam, serai yang sudah digeprek, laos, bawang putih yang digeprek, secara berturut-turut. Terakhir jangan lupa untuk menambahkan 500 cc air, dan kemudian masak selama 30 menit hingga matang.
  3. setelah matang anda buka presto kemudian buang serai, salam dan laos.
  4. Angkat kikil kemudian potong kotak-kotak, setalah dipotong masukan kembali ikil tersebut ke dalam panci.
  5. Tambahkan baso, dan daun bawang (biarkan utuh), jangan lupa untuk menambahkan garam dan lada sesuai selera.
  6. Rebus mi dan tauge dengan air panas, kemudian angkat dan tiriskan.
  7. Siapkan kecap, saus sambal dan bawang goreng.
  8. Tata mie dalam mangkuk, beserta dengan toge, kikil dan baso.
  9. Siramkan kuah dari air rebusan kikil dan berbagai bahan lainnya ke dalam mangkuk dan mie yang sudah di tata dengan perlahan.
  10. Beri mie anda perasan air jeruk nipis atau jeruk lemon, dan taburikanbawang goreng sebagai pelengkap.
  11. Tambahkan sajian mie kocok anda dengan tambahan saus sambal.
  12. Sajian mie kocok anda siap disantap. Sajikan selagi masih hangat agar terasa lebih nikmat.

Demikian resep dan cara pembuatan mie kocok bakso yang paling mantap dan nikmat. Cobalah untuk membuat olahan mie kocok ini untuk sajian alternatif saat anda berkumpul bersama dengan teman dekat atau keluarga anda.

 
 
RM/Toko yang Menyediakan:
 
Mie Bakso Kocok Bandung
Indonesian Restaurant
Address: Jl. Waru No.21, RT.1/RW.8, Rawamangun, Jakarta Timur, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Phone: 0813-1044-6999
 
 

Sumber: http://selerasa.com/resep-dan-cara-membuat-mie-kocok-bakso-yang-paling-mantap-dan-nikmat
 
 
 
 
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker