Mie koclok sebenarnya ada di daerah lain tetapi mie koclok cirebon berbeda dengan mie koclok di daerah lain. Jika mie koclok yang lain itu kuahnya bening maka mie koclok ala Cirebon ini kuahnya seperti Bubur Santan yang kental. Mie Koclok Cirebon berisi mie kuning, potongan telor, suiran daging ayam, dan di beri penyedap berupa potongan daun bawang, kol, dan bawang goreng. Selain itu, kekhasan mie kolcok adalah penggunaan santan. Selain itu penggunaan tepung beras yang disatukan dengan santan.
Bahan utama :
Mie
Kol
Tauge
Daun bawang
Telor ayam 20 butir
Dada atau paha ayam 1 potong
Bawang goreng
Bumbu halus :
Tepung beras 2 bungkus kecil
Kelapa 4 gelondong
Merica 2 ons
Bawang merah 1 ons
Bawang putih 1 ons
Pala 1 ons
Cengkeh ½ ons
Garam 2-3 sendok makan
Vetsin ½ bungkus ukuran sedang
Penyedap rasa ayam 2 sachet
Bahan sambal :
Cabe rawit ¼ kg
Gula merah 1 – 2 sdm
Gula pasir 1 – 2 sdm
Garam 1 – 2 sdm
Cara membuat :
Semua kelapa yang sudah dikupas dibuat santan
Merica, bawang merah, bawang putih, pala dan cengkeh digiling sampai halus
Santan direbus sampai mendidih kemudian bumbu yang telah digiling dimasukkan ke rebusan santan dan diaduk sampai rata. Kemudian menyusul tepung beras dimasukkan ke kuah dengan maksud atar kuah agak kental dan setelah itu masukkan bumbu-bumbu kuah yang lain
Bumbu-bumbu sambal digerus lalu diberi air
Sisir kol dan daun bawang
Rebus ke 20 telor tadi
Untuk membuat satu porsi mie koclok : ambil ½ genggam mie, dan masing-masing ¼ genggam tauge, sisiran kol dan daun bawang. Semua bahan ditempatkan ke sarangan dan dimasukkan ke bumbu kuah hingga semua bahan ini lemas atau layu (kira-kira ½ menit). Setelah diangkat tuangkan dalma piring dan taburkan sisiran telor rebus yang diambil dari 1 butir telor yang telah dikupas beserta suiran (sayatan) ayam goreng ke bagian atasnya. Lalu siran dengan bumbu kuah yang telah melemaskan (melayukan) bahan-bahan ini hingga banjir (hampir tumpah). Setelah itu beri bawang goreng dan mie koclok 1 porsi siap dihidangkan
Bagi yang menginginkan pedas, mie koclok ukuran 1 porsi tadi dapat diberikan sambal
Keterangan :
Bahan-bahan bumbu dan bahan-bahan sambal di atas untuk kira-kira 20 porsi. Bahan-bahan mie, kol, tauge dan daun bawang dalam bahan-bahan utama (jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan/jumlah porsi yang diinginkan.
sumber: Buku “KULINER TRADISIONAL CIREBON : Khasanah Makanan Khas”, Penerbit Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Kota Cirebon
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...