Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Utara Medan
Manisan Jambu
- 12 Januari 2018

Jambu Biji atau sering disebut sebagai jambu klutuk yang dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai Guava (bahasa Latin: Psidium guajava) mungkin merupakan buah yang sangat mudah kita temukan. Buah yang didominasi dengan biji kecil-kecil ini sangat kaya akan vitamin C. Bahkan Buah Jambu Biji yang bijinya berwarna merah konon sangat berkhasiat untuk menaikkan trombosit untuk orang yang menderita sakit demam berdarah. Jambu Biji sebenarnya merupakan jenis buah yang sudah sangat mudah kita temukan di seluruh tempat di Indonesia. Biasanya yang lebih sering kita temukan merupakan Jambu Bangkok yang ukuran buahnya lebih besar dibandingkan dengan jambu biji lokal. Namun apakah Pembaca pernah mendengar atau pun membayangkan apabila ada suatu lokasi kuliner di Medan, Sumatera Utara yang menjadikan buah jambu biji ini sebagai kuliner yang sedap dan saat ini banyak wisatawan yang menjadikan kuliner jambu ini sebagai oleh-oleh. Lokasi kuliner ini merupakan Manisan Jambu Aguan (foto lokasi kuliner ini diperoleh dari rekan penulis, penulis minta ijin kepada yang bersangkutan yang fotonya terpaksa dimunculkan di sini). Lokasi kuliner Manisan Jambu Aguan ini terletak di Jl. Kruing No. 2G Medan. Lokasinya terletak tepat di sebelah Bolu Meranti. Manisan Jambu Aguan ini juga menerima pemesanan melalui telepon +62 0813 61181920.Sebenarnya dahulunya Manisan Jambu Aguan hanya dijual di Jalan Mojopahit, Medan. Namun saat ini juga sudah dibuka suatu cabang di Jl. Kruing ini. Awalnya penulis pernah dibawa oleh-oleh seorang kawan yang datang dari Medan. Namun oleh-oleh yang dibawa bukan oleh-oleh khas dari Medan, melainkan manisan jambu biji. Waktu itu penulis sempat berpikir, apa sih istimewanya manisan jambu biji. Apalagi penulis sudah bosan dengan buah jambu biji ini, di karenakan dulu penulis mempunyai pohon buah jambu biji yang berbuah lebat sepanjang tahun.

Setelah penulis mencoba manisan jambu biji ini, ternyata memang istimewa. Manisan Jambu biji ini terasa renyah, segar dan manis. Walaupun penulis sudah bosan bila memakan buah jambu biji, namun tak demikian halnya saat memakan manisan jambu biji ini. Rasanya tak cukup hanya memakan sepotong aja.

Jambu biji yang dijadikan manisan ini telah dipotong menjadi 4 bagian memanjang dan biji-bijinya telah dibuang. Jambu biji yang dijadikan sebagai manisan merupakan jambu bangkok yang bentuknya besar-besar. Manisan Jambu Aguan ini dijual dengan harga Rp 15.000 per kilogramnya.

Penulis merekomendasikan kepada para Pembaca yang berkunjung Medan tak ada salahnya untuk mencoba kuliner yang satu ini.

Bagi Anda yang suka jambu biji, tak ada salahnya juga mengolah buah nikmat ini menjadi manisan. Di Sumatera Utara, manisan jambu biji ini menjadi salah satu oleh-oleh khas yang banyak diminati. Untuk membuat manisan ini, siapkan bahan-bahan sebagai berikut:

Jambu biji jenis apa saja. Pastikan Anda menggunakan yang masih muda sebanyak 500 gram.

Gula pasir sebanyak 300 gram.

Air untuk rendaman sebanyak 400 ml.

Air matang sebanyak 100 ml.

Garam sebanyak ½ sendok teh.

Bagi Anda yang suka jambu biji, tak ada salahnya juga mengolah buah nikmat ini menjadi manisan. Di Sumatera Utara, manisan jambu biji ini menjadi salah satu oleh-oleh khas yang banyak diminati. Untuk membuat manisan ini, siapkan bahan-bahan sebagai berikut:

Jambu biji jenis apa saja. Pastikan Anda menggunakan yang masih muda sebanyak 500 gram.

Gula pasir sebanyak 300 gram.

Air untuk rendaman sebanyak 400 ml.

Air matang sebanyak 100 ml.

Garam sebanyak ½ sendok teh.

Bubuk kapur sirih sebanyak 1 sendok teh.

Kayu manis sebanyak 10 cm.

Jika ingin, silahkan tambahkan sirup vanilla secukupnya.

Setelah semua bahan-bahan tersedia,saatnya kita meracik manisan jambu biji ini. Adapun caranya, langkah demi langkah, sebagai berikut:

Pertama, bersihkan jambu biji dengan menggunakan air mengalir.

Kemudian, potong memanjang atau sesuai dengan selera Anda. Tak perlu mengupas bagian kulit luarnya ya.

Berikutnya, rendam potongan jambu biji tadi di dalam air yang telah diberi dengan bubuk kapur sirih selama kurang lebih semalam penuh.

Setelah itu, masaklah sirup manisan dengan cara memasak gula pasir bersama dengan air, garam dan juga kayu manis. Masak hingga terlihat mengental. Angkat dan kemudian saring.

Selanjutnya, masukkan jambu biji yang telah direndam paur sirih tadi ke dalam sirup manisan sembari dipanaskan di api sedang kurang lebih 5 menit. Setelah itu, angkat manisan jambu biji dan kemudian sajikan untuk keluarga tercinta. Bubuk kapur sirih sebanyak 1 sendok teh.

Kayu manis sebanyak 10 cm.

Jika ingin, silahkan tambahkan sirup vanilla secukupnya.

Setelah semua bahan-bahan tersedia, saatnya kita meracik manisan jambu biji ini. Adapun caranya, langkah demi langkah, sebagai berikut:

Pertama, bersihkan jambu biji dengan menggunakan air mengalir. Kemudian, potong memanjang atau sesuai dengan selera Anda. Tak perlu mengupas bagian kulit luarnya ya. Berikutnya, rendam potongan jambu biji tadi di dalam air yang telah diberi dengan bubuk kapur sirih selama kurang lebih semalam penuh. Setelah itu, masaklah sirup manisan dengan cara memasak gula pasir bersama dengan air, garam dan juga kayu manis. Masak hingga terlihat mengental. Angkat dan kemudian saring. Selanjutnya, masukkan jambu biji yang telah direndam paur sirih tadi ke dalam sirup manisan sembari dipanaskan di api sedang kurang lebih 5 menit. Setelah itu, angkat manisan jambu biji dan kemudian sajikan untuk keluarga tercinta.

Sumber:https://www.google.co.id/amp/s/1000rasablog.wordpress.com/2017/03/15/manisan-jambu-medan/amp/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (sering disingkat BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. ## Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman. Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan yang paling khas adalah efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu