Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Timur Sidoarjo
Lontong Kupang
- 4 Oktober 2017

Lontong kupang atau kupang lontong adalah nama makanan khas daerah Jawa Timur. Makanan ini terkenal khususnya di daerah Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan. Di daerah pesisir timur Jawa Timur, lontong kupang yang terkenal adalah Kupang Keraton. Nama Keraton ini diambil dari suatu nama daerah atau suatu nama kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Sudah sejak lama penduduk daerah ini mencari dan berdagang kerang kupang. baik dijual mentah ataupun berupa kuliner ( lontong kupang ).

Masyarakat mempercayai apabila memakan lontong kupang sambil minum air degan atau dengan es batu yaitu es degan semua penyakit di dalam tubuh, manusia yang memakan itu pun menjadi sehat. Lontong kupang biasa disajikan dengan sate kerang dan minum air dengan disajikan bersama tempurung degan atau dengan gelas es degan.

Bahan utama yang digunakan adalah kupang putih (Corbula faba H), yaitu hewan laut semacam kerang bentuknya kecil sebesar antara biji beras dan biji kedelai. Kupang yang telah dikupas dan dimasak, ditambahkan lontong dan lentho, kemudian diberi kuah petis dan sedikit perasan jeruk nipis. Untuk menghidangkan biasanya dipadukan dengan sate kerang, serta minuman air kelapa muda atau degan.

Kupang juga memiliki sumber asam amino esensial yang baik. Kupang putih maupun kupang merah memiliki 17 asam amino, sedangkan dari 17 asam amino tersebut terkandung 10 macam asam amino esensial yang diperlukan untuk tubuh, antara lain : treonin, valin, metionin, isoleusin, leusin, fenilalanin, lisin, tripsin, histidin, dan arginin. Asam amino esensial tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, tetapi harus didapat dari makanan sehari-hari.

Kandungan mikronutrien kupang yang bermanfaat bagi kesehatan yaitu Fe (zat besi) dan Zn (zinc/seng). Zat besi diperlukan dalam tubuh untuk pembentukan sel-sel darah merah, sedangkan Zinc merupakan komponen penting beberapa enzim untuk metabolisme dalam tubuh. Kupang juga mengandung asam-asam lemak yang dibutuhkan tubuh manusia. Kupang merah mengandung 8,97 LA (asam linoleat), 2,77% EPA (eikosapentanoat), 3,65% DHA (asam dokoheksanoat). Sedangkan kupang putih mengandung 12,31% LNA (asam linoleat), 6,52% EPA, dan 6,61 DHA. Asam lemak esensial omega-3 membentuk komponen yang melancarkan transportasi oksigen dan nutrisi makro (protein, lemak, dan karbrohidrat) ke dalam sel-sel tubuh sehingga dapat membantu pembuangan produk sisa metabolisme seperti karbondioksida dari sel, sedangkan EPA sangat efektif mengurangi kerusakan otot.

Cita Rasa Lontong Kupang

Walaupun bila dilihat dari bentuknya yang sedikit aneh, tapi Lontong Kupang ini memiliki cita rasa yang sangat khas. perpaduan rasa gurih dari kuah, serta petis yang kental dan beraroma udang ini tentu memberikan cita rasa yang khas pada makanan satu ini. Selain itu perpaduan tekstur lontong yang padat namun lembut, kupang yang kenyal, dan lentho yang renyah tentu memberikan sensasi tersendiri saat kita mengunyahnya. Selain rasanya yang nikmat dan sangat khas ini, kupang juga dipercaya memiliki khasiat yang sangat berguna bagi tubuh kita karena gizi yang terdapat di dalamnya.

Perkembangan Lontong Kupang

Karena rasanya yang khas dan berkhasiat, Lontong Kupang ini tidak hanya diminati masyarakat Sidoarjo saja, namun juga para wisatawan yang berkunjung ke sana. Lontong Kupang ini sangat mudah kita temukan di Sidoarjo. Disana banyak penjual keliling atau warung yang menjajakan menu satu ini. Bagi anda yang berkunjung ke Sidoarjo, tentu kurang lengkap rasanya bila belum mencicipi makanan tradisioal dari Sidoarjo ini.

Nah, bagi Anda yang ingin membuatnya sendiri dirumah tapi tidak tahu resepnya. Tenang saja..karena berikut ini merupakan Resep Lontong Kupang yang Sangat Lezat yang bisa Anda coba dirumah. Yuk langsung saja simak resepnya!

Bahan-bahan yang diperlukan:

1.       800 gram kupang

2.       3 buah lontong matang

3.       3 bawang putih

4.       1 ruas jahe

5.       1/2 jeruk nipis

6.       Garam secukupnya

7.       Gula secukupnya

8.       3 sendok makan petis

9.       2 Sendok teh kecap manis

10.    500 ml Air Putih

Bahan Pelengkap Lentho Singkong :

1.       600 gram singkong

2.       2 siung bawang putih

3.       2 cm kunyit

4.       1 sendok teh ketumbar

5.       1 sendok teh gula pasir

6.       1 sendok teh garam

7.       3 daun jeruk diiris halus

Cara Membuat Masakan Lontong Kupang yang Sangat Lezat:

1.      Langkah pertama adalah rebus kupang telah dicuci hingga bersih dengan air putih, tunggu hingga betul-betul matang, agar tidak memabukkan.

2.      Sementara masih merebus lalu siapkan penggorengan, dan berikan minyak goreng setelah itu tumis bawang putih yang telah dhaluskan, tunggu hingga tercium bau harum.

3.      Setalah tericum bau harum, tambahkan air putih, kemudian tunggu hingga mendidih.

4.      lalu masukkan kupang yang telah di rebus tadi.

5.      Tambahkan sedikit garam dan gula.

 

Cara membuat lentho singkong :

1.      Langkah kedua membuat lentho singkong dengan mencampur bahan lento singkong, kemudian aduk dalam adonan hingga merata. Bentuk bulat-bulat, lalu goreng sebentar.

 

Cara Penyajian Lontong Kupang yang Sangat Lezat:

 

1.      Setelah kupang dan lento sudah siap, langkah berikutnya adalah haluskan bawang putih goreng, cabai rawit merah, gula secukupnya, garam secukupnya dan yang tidak boleh ketinggalan adalah petis kupang haluskan dengan sendok diatas piring dan tambahkan sedikit jeruk nipis, agar terasa lebih segar.

2.      Setelah bumbu petis selesai dibuat, tambahkan irisan lontong sesuai dengan kebutuhan diatasnya. Siramkan kuah kupang diatas irisan lontong, taburi bawang goreng dan sedikit kecap manis. Agar lengkap sajikan dengan lentho singkong dan sate kerang.

3.      Masakan Lontong Kupang yang Sangat Lezat siap disantap

 

 

 

Sumber :

http://widhiaanugrah.com/resep-masakan-lontong-kupang-yang-sangat-lezat/

https://id.wikipedia.org/wiki/Lontong_kupang

http://www.negerikuindonesia.com/2015/08/lontong-kupang-makanan-tradisional-dari.html

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker