Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sulawesi Utara Manado
Loba babi Manado
- 9 Februari 2018

Resep Loba babi Manado

Lo Ba Babi Manado - Babi Bumbu Ngo Hiang

Ini dia, Lo Ba Chinese Food khas Manado. Atau mungkin bahasa kerennya Babi Masak Ngo Hiang.. Menu unggulan mamaku kala menjamu tamu atau saat hari raya. Banyak yg suka, malahan ada yang main ke rumah khusus nyari menu yang satu ini.

Menu bercita rasa manis, gurih dan sedikit rasa asam (dari sausnya) dengan original komponen yang terdiri dari daging lapis lemak berserta jeroan (usus, hati, ginjal,jantung), telinga,lidah dan lain sebagainya. Pokoknya hampir semua komponen babi di pakai untuk jenis masakan ini, walaupun kadang kadang juga ada yang hanya menyajikan dagingnya saja.

Makanan berbumbu utama Ngo hiang ini merupakan hidangan yang populer dikalangan pecinan di Manado.

Dalam penyajiannya, Lo Ba Manado ini disajikan bersama irisan ketimun dan saosnya. Ada juga semacam "kue'nya yang lebih dikenal dengan kukis lo ba.

Makanan serba guna ini juga tergolong 'awet' dapat dipanaskan sampai beberapa kali. Dan jika sudah bosan, makanan ini juga dapat diolah bersama nasi goreng, mie, kwe tiau, mie hun dan lain sebagainya. Jika bahan bahan tadi diolah dengan Lo ba Manado, dijamin deh rasanya akan menjadi sangat lezat.

Sayangnya, Lo Ba Manado ini tidak dianjurkan untuk diaplikasikan pada daging sapi, apalagi dengan daging ayam. Rasanya akan tidak selezat dengan pengaplikasian pada daging babi.

MEMBUAT LO BA

Bahan untuk Lo ba Manado:

·         1/2 kg daging babi lapis lemak, dicampur dengan berbagai komponen babi lainnya (usus, jantung, ginjal, hati, telinga dan lain sebagainya)

·         1 sdm bumbu Ngo Hiang (lihat gambar)

·         5 sdm kecap manis

·         1 sdm bawang putih halus

·         2 sdm gula merah sisir

·         1 rumpun anais kering

·         1 stick kayu manis

·         Air secukupnya untuk merebus

 

Cara membuat Lo Ba Manado

·         Daging dibelah dua (dalam keadaan besar), bagian jeroan lainnya dibiarkan utuh. Daging dibelah hanya untuk menyesuaikan dengan wadah masaknya

·         Rebus daging , semua komponen babi lainnya dan semua bumbu

·         Pakai air setengah dari jumlah babi yang direbus

·         Merebus dapat dilakukan dalam panci ataupun wajan

·         Rebus dalam api kecil sampai matang dan airnya kering

MEMBUAT SAOS LO BA MANADO

Bahan Saos Lo Ba Manado :

 

·          1 buah bawang putih dihaluskan

·         2 buah bawang merah dihaluskan

·         5 buah cabe merah dihaluskan (atau menurut selera)

·         1 sdm tepung maizena

·         1 gelas air

·         1 sdm cuka

·         2 sdm kecap manis

·         Gula merah kurang lebih sebesar kelereng gede dihaluskan

·         1 sdt bumbu Ngo Hiang

Cara membuat saos Lo Ba Manado:

·         Campurkan tepung maizena, air, cuka, kecap manis, gula merah dan  bumbu Ngo Hiang. Campur sampai rata, sisihkan

·         Tumis bawang putih, bawang merah dan cabe sampai berbau harum

·         Masukkan campuran tepung maizena dan bumbu2 lainnya

·         Aduk aduk sampai menidih

Source:https://aneka-resep-masakan-online.blogspot.co.id/2014/03/resep-lo-ba-manado.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Keris: Lebih dari Senjata, Pusaka Jawa yang Mendunia
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Timur

Keris: Lebih dari Senjata, Pusaka Jawa yang Mendunia Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan senjata tikam tradisional yang berasal dari Indonesia, dengan karakteristik bentuk bilah yang asimetris atau berkelok-kelok [S1], [S5]. Secara struktural, keris terdiri atas tiga komponen utama, yakni bilah ( wilah ), gagang ( hulu ), dan sarung ( warangka ) [S1]. Sebagai bagian dari kategori tosan aji —istilah untuk senjata berbahan besi bernilai tinggi yang dimuliakan—keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata perang, tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang dan simbol identitas masyarakat Jawa [S2], [S5]. Museum Nasional Indonesia menyimpan koleksi keris yang merepresentasikan sejarah perkerisan Nusantara, termasuk spesimen dari Cirebon, Jawa Barat, yang berasal dari abad ke-16 [S4], [S5]. Salah satu contoh koleksi yang terdokumentasi adalah keris dengan dhapur Kebo Lajer dan pamor tambal, yang secara historis populer di kalangan masyarakat petani pedesaan sebagai sim...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris: Lebih dari Senjata, Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Aceh

Keris: Lebih dari Senjata, Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Identitas dan Asal-Usul Keris Jawa merupakan senjata tikam tradisional yang secara fisik dikenali dari bilah asimetris dengan pola berkelok-kelok atau lurus, serta terbagi menjadi tiga komponen utama yaitu bilah, gagang, dan sarung [S1]. Struktur ini menjadi penanda identitas visual yang membedakannya dari belati atau pisau tikam lainnya di Nusantara [S5]. Material pembuatannya bervariasi, mulai dari logam besi dan baja untuk bilah, hingga kayu, gading, atau logam mulia seperti emas dan perak yang digunakan pada hulu dan warangka [S2]. Pengakuan UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Budaya Kemanusiaan Lisan dan Nonbendawi menegaskan posisi keris sebagai warisan budaya yang dilindungi secara internasional [S1]. Secara geografis, keris berakar kuat di Pulau Jawa, dengan sentra produksi dan pengembangan budaya yang terpusat di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur [S5]. Beberapa referensi menekankan bahwa keris merupakan ciri...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Yupa: Jejak Martapura, Pilar Peradaban Purba Kalimantan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Kalimantan Timur

Yupa: Jejak Martapura, Pilar Peradaban Purba Kalimantan? Identitas dan Asal-Usul Kalimantan Timur merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki jejak peradaban kuno tercatat sejak masa prasejarah hingga pengaruh kerajaan lokal dan luar [S1]. Secara administratif, wilayah ini mencakup kawasan pesisir timur Kalimantan yang berbatasan dengan Sabah (Malaysia) dan Laut Sulawesi, dengan pusat sejarah utama terletak di kawasan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara [S1]. Peradaban awal di wilayah ini ditandai oleh keberadaan prasasti Yupa, yang menjadi bukti tertulis tertua di Nusantara dan mengungkap keberadaan Kerajaan Martapura (atau Kutai Martapura) pada abad ke-5 Masehi [S1][S2]. Keunikan Kalimantan Timur terletak pada temuan tujuh prasasti Yupa di Muara Kaman, yang ditulis dalam aksara Pallawa berbahasa Sanskerta [C2]. Prasasti ini mencatat silsilah Raja Mulawarman, cucu Kundungga, serta sumbangan emasnya kepada kaum brahmana, yang menjadi bukti awal pengaruh Hindu-Buddha di wi...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Setiap motif yang digunakan dalam ornamen atau peralatan ritual memiliki makna yang berbeda-beda
Ornamen Ornamen
Kalimantan Barat

Setiap motif yang digunakan dalam ornamen atau peralatan ritual memiliki makna yang berbeda-beda Identitas dan Asal-Usul Ragam hias Dayak Kanayatn merupakan identitas visual yang melekat pada masyarakat suku Dayak di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Landak [S2]. Penelitian menunjukkan bahwa pusat pengembangan motif ini terdapat di Desa Garu, Kecamatan Mempawah Hulu [S2]. Objek budaya ini berfungsi sebagai simbol yang merepresentasikan kehidupan sosial dan kepercayaan masyarakat setempat [S5]. Keberadaan motif ini tidak terlepas dari konteks kerajinan tangan dan alat ritual yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari [S1]. Terdapat variasi bentuk motif yang memiliki makna simbolik berbeda-beda, seperti oncok rabukng yang melambangkan generasi penerus budaya [S2]. Motif lain seperti mata pune merepresentasikan proses pengambilan keputusan melalui mufakat dalam perundingan [S2]. Selain itu, stilasi burung enggang pada pakaian adat juga menjadi elemen penting yang mengandung...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Jamu Jawa: Warisan Mataram, Ikon Mbok Jamu, dan Pengakuan UNESCO
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Jamu Jawa: Warisan Mataram, Ikon Mbok Jamu, dan Pengakuan UNESCO Identitas dan Asal-Usul Jamu tradisional Jawa merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai kesehatan dan filosofi kehidupan, dipraktikkan secara turun-temurun sejak era Kerajaan Mataram [S1, S3, S4, S5]. Pengobatan alami ini telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Jawa selama berabad-abad [C2]. Pengakuan UNESCO terhadap budaya kesehatan jamu sebagai "Warisan Budaya Takbenda" pada Desember 2023 menegaskan pentingnya kearifan lokal ini [C3]. Jamu tidak hanya sekadar minuman herbal, melainkan simbol kebijaksanaan lokal yang mengutamakan alam sebagai sumber penyembuhan [C12]. Tradisi herbal ini masih bertahan di pedesaan, di mana masyarakatnya terus menjaga kesehatan melalui obat herbal alami warisan leluhur [S2, C6]. Ramuan yang dikenal sejak zaman nenek moyang ini terbukti memberikan manfaat kesehatan yang diakui ilmu pengetahuan, bukan hanya menyembuhkan gejala tetapi juga memperbaiki fun...

avatar
Kianasarayu