Ornamen
Ornamen
Alat Masak Kalimantan Timur Kutai Melayu
Lesong Batu - Kutai - Kalimantan Timur
- 18 April 2018
Lesong Batu umumnya di gunakan masyarakat melayu untuk menumbuk bahan-bahan rempah dan bumbu masakan.batu yang digunakan untuk menumbuk ini terbuat dari campuran antara kerikil batu dan semen dan berukuran bervariasi,batu landasanya yg digunakan untuk menumbuk itu dinamakan ibu lesong sedangkan batu yg berukuran panjang dan kecil itu di namakan anak lesong.biasanya masyarakat melayu sangat senang menggunakannya seperti menumbuk sambal,yang paling khas adalah sambal belacan.bisa juga menumbuk rempah seperti bawang,cabe,ketumbar dll.
 
Katanya ada rasa yang khusus, apabila menggunakan lesong untuk rasa sebuah masakan.masyarakat melayu menggunakan lesong dari nenek moyang dahulu dan di wariskan turun temurun oleh generasinya,sampai sekarang sebagian masyarakat masih menggunakan lesong sebagai alat memasak  rumah tangga.walaupun teknologi sudah canggih dengan adanya blender yang di keluarkan oleh sebuah produk dengan berbagai merek tertentu namun masyarakat masih banyak menggunakan lesong, walaupun mereka sudah memiliki alat dapur masak blender tersebut.
 
Lesong telah ada sejak masa kerajaan,di mana mereka menggunakan untuk menumbuk obat,dan ada juga lesung yang berukuran besar ini di gunakan untuk menumbuk padi,lesong untuk menumbuk padi terbuat dari kayu yang dibuat dari sebuah batang pohon yang sangat besar.
 
Macam-macam lesong batu
1.lesong batu untuk menumbuk pinang(makan sirih) yang dinamakan gubik dengan ukuran kecil.
2.lesong batu  untuk menumbuk rempah(memasak) ukuran sedang,untuk menumbuk cabe,bawang merah,rempah.
3.lesong batu  untuk menumbuk padi,umumnya terbuat dari batu dengan ukuran yang sangat    besar.
 
Sekarang ini, nama lesong batu juga di gunakan sebagai salah satu nama hotel berbintang yang ada di ibukota kabupaten Kutai Kartanegara, Tenggarong.
 
sumber : http://yantirestia.blogspot.co.id/2014/06/peralatan-dapur-melayu-batu-lesung.html
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Ingin Membatalkan Pinjaman Adakami? Begini Cara Membatalkan Pinjaman Adakami
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Cara Membatalkan Transaksi Pinjaman (AdaKami) Kamu bisa menghubungi layanan Live Chat via WA((+62821=6213=907)). jelaskan dengan baik alasan ingin melakukan Pembatalan, lalu siapkan data diri anda seperti KTP, dan ikuti langkah-langkah Pembatalan yang di instruksikan oleh customer service melalui WA.

avatar
Agustin
Gambar Entri
Ingin Membatalkan Pinjaman EasyCash? Begini Cara Membatalkan Pinjaman EasyCash
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Berikut ini cara membatalkan pinjaman (EasyCash), Silahkan hubungi Customer Service(O822=9567•411O, melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh agen customer service untuk melanjutkan proses Pembatalan anda.

avatar
Agustin
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu