Ranah Minang, semua orang sudah tahu, memiliki kekayaan makanan khas dengan beragam variasi yang kreatif. Dan semuanya lezat dan pas dengan lidah siapa saja.
Adalah lele asap, yang banyak dihasilkan masyarakat Pasaman Barat, secara tradisional, merupakan satu dari sekian banyak jenis makanan olahan.
Lele asap berasal dari ikan lele jenis ikan air tawar yang banyak hidup di rawa-rawa dan juga bida dibudidayakan. Jika di Jawa terkenal dengan pecel lele, Pasaman Barat tersohor dengan lele asap. Kendati banyak juga daerah lain yang menghasilkan lele asap, namun lele asap dari Pasaman Barat, memiliki rasa khas tersendiri.
Dalam kuliner olahannya, lele asap dapat diracik dengan bunbuan menjadi gulai asam durian (tempoyak). Ini merupakan perpaduan daging ikan lele asap yang lembut menjadi lebih sedap dengan campuran gulai asam durian yang pedas.
Bagi pemburu kuliner, lele asap asam durian ini kami rekomendasikan layak dicicipi jika Anda ke berpetualang ke Pasaman Barat atau Simpang Ampek, ibu kota kabupaten pemekaran ini. Hampir semua rumah makan di daerah ini menyediakan makanan ini.
Selain itu, dalam wujud berupa oleh-oleh dari Pasaman Barat, kita bisa mendapatkannya di kedai-kedai di Simpang Ampek ini. Lele asap sudah dikemas cantik dan bersih.
Selaian bernama lele asap, sebagian masyarakat di daerah ini menyebutnya limbek masiak. Proses pengasapan pengasapannya sendiri dilakukan 2 hari (2x24 jam) kemudian dioven.
Sumber: https://kinciakincia.com/berita/2326-ikan-lele-asap-pasaman-barat-cicipi-sensasi-bumbunya-selanjutnya-pesan-lang.html
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...