Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Barat Bogor
LAKSA BIHUN JAGUNG
- 7 Maret 2019

Bahan-bahan

8 porsi
170 gram Bihun Jagung Superior
  1. 200 ml Santan
  2. 1 1/2 liter Air
  3. 2 sendok makan Ebi
  4. 3 ruas Kunyit
  5. 6 siung Bawang Merah
  6. 1 siung Bawang Putih
  7. 3 buah Kemiri
  8. 3 gram Daun Salam
  9. 2 gram Serai
  10. 1 ruas Lengkuas (Laos)
  11. 100 gram Kacang Hijau
  12. 2 ikat Daun Kemangi
  13. 1 1/2 gram Tauge
  14. 2 gram Kentang
  15. 3 gram Telur Ayam
  16. secukupnya Gula Pasir
  17. secukupnya Garam
  18. secukupnya Penyedap Rasa (MSG)
  19. 2 potong Ayam Goreng
  20. 2 sendok makan Minyak Goreng
  21. 8 biji Jeruk Limau

Langkah

60 menit

Siapkan bumbu Bawang Merah, bawang putih, kunyit, Kemiri, Serai, Langkuas, Daun Salam, Ebi/Udang. Kemudian dihalukan (bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri) Langkuas di keprek

LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 1 photo
 
 
 
 
  1. Siap kan juga Daun kemanggi, kentang dan telur ayam/puyuh di rebus, dan touge yang di seduh air panas

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 2 photo
     
     
     
     
  2. Dan juga siapkan Bihun Jagung yang sudah di seduh dengan air panas hingga matang

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 3 photo
     
     
     
     
  3. Tumis ebi/udang kering dengan minyak hingga kering kemudian masukan daun salam, serai, langkuas

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 4 photo
     
     
     
     
  4. Setelah harum masukan bumbu yang sudah dihaluskan, tunggu hingga harun dan wangi

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 5 photo
     
     
     
     
  5. kemudian masukan santal ketal dan adung hingga mendidih, siapkan dalam satu panci air putih masak hingga mendidih

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 6 photo
     
     
     
     
  6. aduk terus hingga mendidih dan mengental

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 7 photo
     
     
     
     
  7. kemudian tuang ke dalam panci isi air yang sudah mendidih

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 8 photo
     
     
     
     
  8. masak hingga mendidih dan aduk terus supaya santan tidak pecah kemudian masukan kacang ijo yang sudah di masak matang, dam masukan gula pasir, garam, penyedap, kemudian matikan api.

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 9 photo
     
     
     
     
  9. Siap kan ayam goreng, dan ketang yang diebus dan di goreng

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 10 photo
     
     
     
     
  10. kemudian tata bihun jagung dengan dau kemanggi, touge, kentang, telur, ayam goreng

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 11 photo
     
     
     
     
  11. siapkan kuah laksa yang sudah matang tadi untuk di satukan

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 12 photo
     
     
     
     
  12. Jika suka pedas boleh ditambahkan sambel dan jeruk limau. Dan Laksa Bihun Jagung siap di santap dengan keluarga.

    LAKSA BIHUN JAGUNG recipe step 13 photo
     
     
     
     

 

 

https://cookpad.com/id/resep/177333-laksa-bihun-jagung

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu