Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Jawa Barat Tasikmalaya
Kue Aci Kering ( Kue Maezena)
- 5 September 2015

    resep%2Bkue%2Bbangkit%2Bkering%2Bgurih.jpg

        Untuk kue kering dari aci ini pada umumnya menggunakan bahan sagu sebagai bahan aci, tetapi kali ini kita menggunakan bahan tepung jagung (maizena). Maizena atau tepung jagung merupakan salah satu tepung yang dapat juga digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kue maupun roti serta bahan masakan lainya. Untuk membuat kue ini relatif mudah dengan bahan yang mudah di dapat. Berikut ini adalah bahan-bahan untuk membuat kue aci kering ( kue maizena)

Bahan Kue Aci Kering ( Kue Maizena) :

  • 375 ml santan yang diperoleh dari parutan 1 butir kelapa.
  • 200 gr gula pasir
  • 200 gr gula merah
  • 200 gr mentega
  • 2 bungkus vanili untuk menambah aroma
  • 2 kuning telur
  • 1 kuning telur yang digunakan untuk mengoles
  • 1 kg aci yang berasal dari tepung maizena yang telah disangrai

 

Cara Membuat Kue Aci Kering (Kue Maizena) :

  1. Rebus santan dan dicampur gula merah dalam satu wadah hingga mendidih. Aduk rata, setelah itu di diamkan hingga dingin.
  2. Kocok campuran antara gula halus, kuning telur maupun mentega sampai rata, kemudian masukkan rebusan campuran gula merah dan santan tersebut dan tambahkan aci sedikit-demi sedikit sambil diuleni atau di aduk hingga rata dan kalis.
  3. Siapkan loyang untuk memanggang dan olesi dengan margarin
  4. Cetak kue menggunakan cetakan dan oles bagian atas kue dengan kuning telur.
  5. Panggang kue yang ada di loyang hingga kue matang dan terlihat renyah.


      Demikian info mengenai resep kue aci kering (kue maizena) ini semoga bermanfaat untuk semua.

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Aneka Kue Oleh Oleh Priangan
Pastry Shop
Address: Jalan Perintis Kemerdekaan, Sambong Jaya, Mangkubumi, Sambongjaya, Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat 46181
Phone: 0813-2475-1371

 

Sumber: http://kuekeringlengkap.blogspot.co.id/2015/04/resep-kue-aci-kering-kue-maizena.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Call center pinjamflexi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi call center resmi Pinjam Flexi (0857) 58337054 atau CS Pinjam Flexi (0831)69265049 dan melalui email cs@pinjamflexi.id. layanan customer service Pinjam Flexi dapat dihubungi Senin-Minggu pukul 08:00-23:00 WIB.

avatar
Pinjamflexi08
Gambar Entri
HUDON TANO (PERIUK TANAH)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
BENDA MAGIS MASYARAKAT BATAK
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker