Alat Musik
Alat Musik
Cerita Rakyat Jawa Timur Mojokerto
Kisah Pohon Dara
- 10 Juli 2018
Dahulu kala di Dsn. Pecarikan, Ds. Jetis, Kec. Jetis terdapat sebuah pohon, pohon tersebut sangat besar dan rimbun, dan biasa disebut “Pohon Dara” oleh masyarakat sekitar. Pohon tersebut dihuni oleh roh halus atau “Dayang”. Keberadaannya sejak ratusan tahun yang lalu, dan dipercaya sebagai pohon kramat oleh masyarakat sekitar.
                        Saat ini “Pohon Dara” tetap di hormati kebaradaannya. Juru kunci mengatakan bahwa pohon tersebut tidak boleh ditebang. Suatu ketika ada seseorang yang tidak mempercayai perihal tersebut hingga ia memutuskan untuk menebang pohon tersebut sendiri. Tatkala selesai mencoba menebang pohon tersebut, ia menderita sakit yang tidak dapat diduga oleh dunia Kedokteran/medis hingga akhirnya ia meninggal dunia. Masyarakat menganggap hal ini aneh dan menanyakan hal tersebut kepada Juru kunci. Perwakilan masyarakat mendatangi dan menyampaikan maksud kedatangannya, Juru kunci pun menjawab perihal yang dimaksud kan oleh masyarakat. Beliau berkata “Pohon tersebut sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan tidak boleh ditebang. Apabila Pohon Dara itu ditebang akan menyebabkan petaka untuk penebang dan masyarakat sekitar. Seperti saat ini Dayang (sebutan untuk penghuni Pohon dara) akan menjadikan tumbal seluruh warga Dsn. Pecarikan dalam kurun waktu yang singkat, hal tersebut dapat dicegah apabila kita mengadakan Ruwah Desa dengan menghadirkan wayang diarea Pohon Dara tumbuh.”
                        Akhirnya masyarakat Dsn. Pecarikan mengadakan acara Ruwah Desa dengan menghadirkan wayang. Acara Ruwah Desa tersebut diadakan malam Jum’at manis (legi), yaitu malam yang dianggap sakral oleh masyarakat sekitar tentang Dayang yang menghuni Pohon Dara. Malam itu menjadi malam yang sangat penting untuk masyarakat Dsn. Pecarikan karena acara Ruwah Desa adalah acara yang menjadi sesembahan Dayang untuk menyelematkan beratus-ratus nyawa masyarakat Dsn. Pecarikan. Banyak diantara masyarakat mengatakan bahwa Dayang Pohon Dara meminta dihadirkan wayang karena ingin mengundang roh halus lain untuk dijadikannya pasangan. Setelah peristiwa tersebut terjadi, tak ada kejadian yang semena-mena terhadap Pohon Dara tersebut dan masyarakat Dsn. Pecarikan selamat hingga saat ini.
 
 
 
 
 
 
 
Pohon Beringin
                        Dahulu kala di Dsn. Pelabuhan, Ds. Jetis, Kec. Jetis terdapat sebuah pohon, pohon tersebut besar dan rimbun, dan disebut Pohon Beringin. Masyarakat percaya bahwa pohon tersebut dihuni makhluk halus yang biasa disebut Pak Raden, oleh sebab itu masyarakat menganggap pohon tersebut pohon kramat.
                        Tempat tumbuh Pohon Beringin tersebut diberi batas dan dipaving, hingga suatu ketika daun pohon tersebut kering dan gugur semua tetapi pohon tidak tumbang. Tak ada masyarakat yang berani menebabang hingga Pohon Beringin tiba-tiba hilang keberadaannya karena di makan oleh rayap. Setelah lama keberadaannya hilang, kini pohon itu tumbuh kembali ditempat yang sama. Masyarakat sekitar menganggap bahwa Pohon Beringin yang kembali tumbuh itu adalah pohon kramat penerus pohon yang telah hilang. Pohon Beringin generasi ke II saat ini mencapai ketinggian 2 meter. Masyarakat selalu mengadakan Ruwah Desa di tempat pohon tersebut tumbuh dan menyediakan sesembahan di setiap malam Jum’at. Masyarakat percaya bahwa selain Allah yang melindungi mereka, ada juga makhluk halus penghuni Pohon Beringin kramat tersebut yang memberi keselamatan dan perlindungan Dsn. Pelabuhan. Tak dapat dipungkiri bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sesembahan roh halus masih ada dan berkembang hingga saat ini.
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum