Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Maluku Ambon
Kambing Kuah Tomat
- 23 Januari 2018

Bila Anda bosan dengan sajian kambing yang itu-itu saja, seperti gulai atau sate. Anda bisa mencoba menjelajah kuliner nusantara untuk menemukan resep masakan daging kambing yang berbeda dan unik. Salah satu yang mungkin cukup anyar bagi lidah Anda adalah kambing kuah tomat.

Konon sajian ini sebenarnya merupakan hasil adaptasi masyarakat Ambon dengan sajian khas olahan daging kambing dari Portugal bernama Vindalo. Dari sisi sejarah memang Portugal dan Spanyol pernah menduduki kepulauan ini selama beberapa lama pada abad 17 – 18.

Soal rasa, kambing kuah tomat ini memang berbeda, masakan kambing yang biasanya terasa berat menjadi jauh lebih ringan dan nyaman berkat bumbu-bumbunya yang menetralisir rasa. Kalau Anda penasaran, langsung saja ini dia resep masakan daging kambing khas Maluku ini.

Bahan :

  • 1kg daging kambing bagian iga atau tulang bahu, potong dadu besar
  • ½ kg kentang potong dadu besar
  • 4 buah tomat merah ukuran besar
  • 10 cabe rawit
  • 4 gelas air

Bumbu :

  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang
  • 10 buah cengkeh
  • 1 sendok teh kayu manis
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • ½ sendok teh jintan
  • 1 sendok teh lada bubuk
  • ½ sendok teh pala bubuk
  • 2 sendok teh garam
  • ½ sendok the gula palem
  • 1 lembar serai
  • 3 lembar daun jeruk

Bumbu Halus :

  • 7 siung bawang putih
  • 3 cm kunyit
  • 1 ruas jahe
  • 1 sendok makan kenari

Cara Memasak :

  1. Tumis bumbu halus dan bawang bombay iris hingga harum.
  2. Masukan air sebanyak 1 gelas, masukan bumbu lainnya kemudian masak hingga mendidih.
  3. Masukan daging kambing, aduk rata dan biarkan masakan kembali mendidih.
  4. Masukan air 3 gelas yang tersisa dan masak dalam api kecil hingga 3/4matang.
  5. Masukan tomat dan cabe rawit.
  6. Masak hingga benar-benar matang dan siap Anda sajikan.

 

Alamat & Kontak Penjual:

Egen's Warung

Jl. Pulau Ayu Gang 5 No.15 samping Hotel Amaris daerah Teuku Umar

081353306413

Facebook: Egen's Warung

 

 

 

Sumber: http://www.almadinahaqiqah.com/resep-masakan-daging-kambing-khas-maluku-kambing-kuah-tomat/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker
Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu