Makanan Minuman
Makanan Minuman
Minuman Daerah Istimewa Yogyakarta Yogyakarta
Jamu Kunyit Asem
- 19 Desember 2015

              Jamu Kunyit Asam

Dari dulu hingga sekarang jamu kunyit asam sangat mudah dijumpai di Indonesia khususnya Jawa. Ada berbagai macam nama tempat penjual jamu dari yang keliling hingga yang ada di toko herbal. Dahulu jamu tradisional seperti ini adanya kalau disekitar kompleks rumah ada ibu-ibu menjual jamu gendong dengan berbagai macam jamu yang digendongnya, penjual menggunakan baju kebaya sederhana.
 
Uniknya sekarang ini jamu tradisional salah satunya Jamu Kunyit Asam telah menjadi perhatian pabrik-pabrik obat dan jamu herbal, sehingga tak heran jika sekarang sudah banyak jamu kunyit asam dalam bentuk bubuk instan dan minuman botol jamu kunyit asam.
 
Selain enak dan segar, ternyata jamu kunyit asam memiliki segudang manfaat terutama bagi para wanita. Berdasarkan penelitian ilmiah kunyit mengandung curcuminoid. Senyawa ini efektif membantu dan menjaga kecantikan serta menghaluskan kulit, serta mengurangi bau badan tidak sedap, menjaga tubuh agar tetap langsing, dan memperlancar haid.
 
Selain itu Jamu kunir asem ini berkhasiat untuk melancarkan dan mengurangi bau tidak sedap saat datang bulan dan mengatur sirkulasi masa datang bulan agar teratur, selain itu dapat membuat wajah menjadi segar dan tidak kusam, sangat baik dikonsumsi untuk remaja putri.
 
Kunyit dan Asam bila dikonsumsi bersamaan, akan memiliki khasiat yang lebih banyak. Khasiat tersebut seperti menjaga kulit, menghilangkan sakit saat haid, mengurangi rasa nyeri saat haid, memperlancar haid,dan dapat melangsingkan tubuh jika di minum sesuai anjuran. 
 
Nah, kali ini kami akan memberikan resep tradisional cara membuat jamu kunir asem tersebut, jika membuat sendiri kita bisa memilih bahan yang benar-benar baik dan alami, agar mendapatkan khasiat yang maksimal. Berikut Resep Jamu Kunyit Asam yang sehat dan berkhasiat.

Bahan Jamu Kunyit Asam :

  1. Kunir asem yang tua, 1 kg dikupas dan dicuci bersih
  2. Asam kawak, 1/4 kg buang bijinya
  3. Gula aren atau gula jawa, 1/2 kg
  4. Jeruk nipis tua, 5 biji ambil airnya
  5. Garam dapur, 1/4 sendok teh
  6. Air matang, 20 gelas

Cara Membuat Jamu Kunyit Asam :

  1. Pertama-tama, kunir yang sudah dikupas kemudian ditumbuk sampai benar-benar halus dan lembut, setelah itu tambahkan air matang 17 gelas sambil diaduk-aduk.
  2. Kemudian peras dan disaring kunir tadi.
  3. Larutkan gula aren atau gula jawa tadi dengan asam kawak dengan 3 gelas air hingga tercampur rata
  4. Tambahkan campuran asam kawak dan gula aren dengan perasan kunir tadi dan aduk, saat mengaduk tambahkan garam dan air jeruk nipis hingga tercampur, kemudian baru disaring ulang.
  5. Saran penyajian untuk 20 gelas.

Aturan Minum Jamu Kunyit Asam :

  1. Untuk wanita dewasa yang sedang datang bulan 1x sehari 1 gelas tidak boleh lebih dari satu minggu
  2. Untuk menjaga kesehatan diminum 1 minggu sekali 1 gelas
Jamu Kunyit Asam sangat mudah dibuat jadi anda tidak perlu khawatir tidak bisa membuatnya sendiri. Meskipun Jamu Kunyit Asam memiliki banyak khasiat tetapi juga ada larangan untuk mengkonsumsinya secara berlebihan. Bagi anda yang sedang hamil, memiliki penyakit liver, ginjal, maupun balita dilarang untuk mengkonsumsi jamu tradisional ini. Demikian Cara Membuat dan Resep Jamu Kunyit Asam yang sehat dan berkhasiat. Kami menyajikan resep enak dan sehat lainnya di zonamakan.blogspot.com, berikut salah satu resep kami sebelumnya Resep Pizza. Selamat mencoba, semoga bermanfaat
 
Sumber : http://zonamakan.blogspot.co.id/2014/04/resep-jamu-kunyit-asam-sehat-berkhasiat.html

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...

avatar
Kianasarayu