Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sulawesi Utara Manado
Ikan Cakalang Kuah Santan - Manado - Sulawesi Utara
- 19 Maret 2018
Ikan cakalang kuah santan memiliki aroma yang khas serta memiliki rasa yang lezat dan sangat special kala disantap.
Ikan adalah salah satu sajikan menu makanan yang banyak diminati oleh banyak kalangan. Tidak heran banyak sekali rumah makan ataupun restoran yang menyajikan masakan ikan. Salah satu ikan yang memiliki kandungan serta memiliki rasa yang lezat adalah ikan air laut. Ikan laut ini memiliki kandungan yang sangat tinggi akan protein dan juga kandungan omega 3 serta masih banyak lagi kandungan yang bisa didapat dari mengkonsumsi ikan laut ini. 
 
Ikan cakalang ini dikenal dengan memiliki dagingnya yang padat, selain itu juga apabila dimasak dengan cara apapun tetap memiliki rasa yang lezat dan gurih. Salah satu sajian yang banyak diminati adalah ikan cakalang dengan kuah santan. Rasa yang gurih terdapat pada santan inilah yang menjadikan ikan cakalang bertambah special dan memiliki cita rasa yang tinggi kala disantap.
 
Bahan dan Bumbu
  1. 300 gram ikan cakalang asap, dipotong-potong
  2. 4 lembar daun jeruk
  3. 2 lembar daun salam
  4. 2 batang serai, dimemarkan
  5. 1 ruas jari lengkuas, dimemarkan
  6. 4 buah cabai hijau, dipotong serong
  7. 2 sendok teh garam
  8. 1 1/2 sdt gula pasir
  9. 650 santan
  10. minyak goreng secukupnya
 
Bahan Bumbu Halus
  1. 7 butir bawang merah
  2. 3 siung bawang putih
  3. 2 buah cabai merah ukuran besar
  4. 6 buah cabai merah keriting
  5. 1 ruas jari jahe
  6. 4 butir kemiri, disangrai
  7. 1 ruas jari kencur
 
Cara Memasak
  1. Yang pertama dilakukan adalah membersihkan ikan cakalang yang sudah diasap, kemudian ptoing-potong sesuai selera.
  2. Selanutnya adalah memanaskan minyak goreng untuk menumis bahan bumbu halus, lalu tambahkan daun salam, daun jeruk, lalu serai, lalu lengkuas kemudian cabai hijau, masak hingga harum.
  3. Setelah itu masukan ikan cakalang yang sudah dipotong-potong, lalu aduk hingga merata.
  4. Setelah itu masukan santan, lalu tambahkan garam dan juga gula pasir. Masak hingga matang sambil diaduk-aduk
  5. Angkat dan siap disajikan.
 
Demikianlah Resep Masakan Ikan Cakalang Kuah Santan Yang lezat dan Special yang bisa anda coba dirumah. Untuk bahan yang mudah didapat serta cara pengolahan yang sangat sederhana tentunya membuat anda tidak kesulitan dalam memasaknya.  Dihidangkan bersama dengan nasi hangat dan juga ditambah beberapa bahan makanan lainnya berupoa kerupuk serta tempe ataupun tahu goreng, membuat makanan ikan cakalang kuah santap ini lebih nikmat dan lezat. 
 
 
RM yang menyediakan:
  1. Beautika ManadoJl. Hang Lekir No. 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (021) 722 6683
  2. Beautika ManadoJl. Abdul Muis No. 70, Tanah Abang, Jakarta Pusat, (021) 381 2340
  3. Beautika ManadoJl. Jendral Sudirman No. 52-53, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD) Lot. 8, 0851-0058-2332/23, (021) 515 5157
  4. Beautika ManadoJalan Raya Kupang Indah No. 1, Surabaya, (031) 731 1647

 

Sumber:

  1. https://selerasa.com/resep-masakan-ikan-cakalang-kuah-santan-yang-lezat-dan-special
  2. http://beautika-manado.com/menu/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Bali

Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...

avatar
Kianasarayu