Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Riau Riau
Ikan Bakar Sambal Mangga
- 16 Desember 2017

Tak pernah jenuh ketika mengolah ikan bakar karena variasinya yang membuat kita tidak merasa bosan dengan resep ikan bakar. Resep ikan bakar pasti anda semua sudah mahir dalam melakukannya karena memang ikan yang dibakar akan lebih mudah dibuat dan juga memiliki rasa yang begitu unik dan khas tersendiri dilah kita. Ditambah dengan sambal mangga memang akan menambah kesegaran pada ikan bakar ini karena sambal mangga dibuat dengan memiliki rasa pedas gurih dan manis yang tentu semuanya merasa cocok dengan rasa sambal mangga ini. Terasa aneh memang ketika anda mendengan ikan yang dibakar dipadukan dengan sambal yang tebuat dari buah mangga, memangnya rujak..? Pasti anda akan berfikiran seperti itu. Dan silahkan anda untuk mencobanya sehingga anda tidak perlu komentar untuk makanan yang satu ini karena kelezatan rasanya yang tidak bisa dipungkiri.

Resep Spesial Membuat Ikan Bakar Sambal Mangga

 

Bahan :

  • ikan nila 2 ekor
  • minyak goreng secukupnya untuk olesan

Bumbu halus :

  • kunyit 2 cm
  • lengkuas 3 cm
  • jahe 2 cm
  • kemiri 3 butir
  • bawang putih 5 siung
  • garam 3/4 sendok teh
  • merica bubuk 1/2 sendok teh

Bahan sambal :

  • buah mangga muda 1 buah ( diiris halus memanjang )
  • garam 1/2 sendok teh
  • gula merah 1 sendok teh
  • cabe merah keriting 5 buah
  • cabe rawit yang merah 10 buah
  • bawang merah 3 butir
  • tomat 1 buah
  • terasi yang dibakar 1/2 sendok teh
  • sedikit kecap manis

Cara Membuat Ikan Bakar Sambal Mangga :

  1. Campur semua bahan sambal kecuali buah mangga
  2. Lalu ditumbuk kasar sampai tercampur rata,masukkan irisan buah mangga kedalam sambal dan aduk rata lalu sisihkan
  3. Bersihkan ikan lalu olesi dengan bumbu halus yang sudah dicampur dengan minyak
  4. Bakar ikan yang sudah dilumuri bumbu sampai matang diatas teflon saja
  5. Ikan dibolak sambil menunggu matang supaya tidak gosong
  6. Angkat dan ikan ditata diatas piring saji
  7. Letakkan sambal mangga disampingnya lalu siap hidangkan
 

Sambal mangga pada Resep Cara Membuat Ikan Bakar Enak ini dapat dicampur menjadi satu sehingga sambal tidak terpisah. Namun itu semua dapat disesuaikan dengan selera d masing-masing.

 

 

Alamat dan Penjual:

Rumah Makan ikan Bakar Fauzi

Jln. Pangeran Hidayat, Pekanbaru 28115

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker