Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sumatera Barat Padang
Gulai Tunjang Petai Kemangi
- 12 Desember 2018

Gulai Tunjang Petai Kemangi foto resep utama

 

Bahan-bahan

Untuk 4 porsi
  1. 1/2 kaki sapi / tunjang
  2. 2 papan petai
  3. 3 ikat kemangi
  4. 1 buah santan kemasan
  5. Bumbu halus:
  6. 5 buah cabe merah
  7. 7 siung bawang merah
  8. 5 siung bawang putih
  9. 5 butir kemiri
  10. 1 sdt ketumbar
  11. 1 ruas kunyit
  12. 1 ruas jahe
  13. Secukupnya garam
  14. Bumbu pelengkap:
  15. 3 lembar daun salam
  16. 3 lembar daun jeruk
  17. 5 buah cabe rawit
  18. 3 sdm gula jawa
  19. 1 ruas lengkuas
  20. 1 batang serai
  21. 1 sdt garam masala
  22. Secukupnya lada bubuk
  23. Secukupnya air
  24. Secukupnya minyak goreng

Langkah

60 menit
  1. Potong kaki sapi sesuai selera, masukan ke dalam panci presto bersama air, masak kurang lebih 40 menit sampai empuk tapi tidak hancur

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 1 photo
     
     
     
     
  2. Sambil menunggu siapkan bumbu dan bahan lain

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 2 photo
     
     
     
     
  3. Tumis bumbu sampai harum

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 3 photo
     
     
     
     
  4. Masukan air sampai mendidih, masukan santan aduk rata, masukan petai dan cabe rawit utuh

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 4 photo
     
     
     
     
  5. Masukan kikil yang sudah empuk, aduk rata, tambahkan garam, gula merah, lada dan garam masala, koreksi rasa

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 5 photo
     
     
     
     
  6. Terakhir masukan daun kemangi, aduk sebentar

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 6 photo
     
     
     
     
  7. Gulai siap disantap bersama nasi hangat

    Gulai Tunjang Petai Kemangi recipe step 7 photo

     

     

    https://cookpad.com/id/resep/4565537-gulai-tunjang-petai-kemangi

     

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Call center pinjamflexi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi call center resmi Pinjam Flexi (0857) 58337054 atau CS Pinjam Flexi (0831)69265049 dan melalui email cs@pinjamflexi.id. layanan customer service Pinjam Flexi dapat dihubungi Senin-Minggu pukul 08:00-23:00 WIB.

avatar
Pinjamflexi08
Gambar Entri
HUDON TANO (PERIUK TANAH)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
BENDA MAGIS MASYARAKAT BATAK
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker