Makanan Minuman
Makanan Minuman
Gulai Sumatera Barat Padang
Gulai Gajebo
- 28 Desember 2017

Setiap kali kita singgah untuk bersantap dirumah makan Padang, akan disuguhi berbagai masakan Padang yang terkenal .Seperti rendang,dendeng balado,pangek ikan ,masakan terung balado,petai balado dan soto Padang.Tak lupa ayam pop serta rebusan daun ubi dengan sambal balado hijau yang sangat terkenal lezatnya.
Di beberapa rumah makan Padang ada juga yang menyediakan dendeng batokok, sambal asam padeh dan gajebo.

Gajebo
Gulai Gajebo,termasuk makanan paling lezat diantara masakan Padang lainnya.seperti dendeng batokok. Tapi belakangan amat jarang ditemukan kedua jenis masakan khas Padang ini, Mungkin karena untuk memasaknya butuh waktu yang lebih lama ,dibandingkan masakan lainnya.

Oleh karena itu ,alangkah baiknya bila kita dapat memasaknya sendiri. 
Gajebo ini hampir sama dengan masakan asam padeh,hanya pada Gajebo ditambah gula setengah sendok makan sedangkan asam padeh tidak pakai gula sama sekali.Gajebo ini juga bedanya dengan asam padeh karena pada asam padeh daun kunyit ,kunyit dan daun jeruk serta sereh lebih sedikit dibandingkan dengan gajebo.

Saya sering juga memasak gajebo ini karena selain empuk dan gurih,gajebo membuka selera makan Ketika nafsu makan menurun,entah karena lagi kurang sehat, maka disuguhi gajebo,selera makan jadi pulih kembali.
Setiap resep masakan,memiliki ciri ciri khas tersendiri, sesuai selera. Jadi tidak harus persis sama.Misalnya yang suka pedas,maka dapat menambah jumlah cabenya,sedangkan bagi yang tidak suka makanan terlalu pedas,dapat mengurangi cabenya dan ditambah tomatnya...Jadi dalam mengikuti resep masakan, tidak harus terpaku pada apa yang tertulis Karena dapat dimodifikasi ,sesuai selera kita .Makanya kalau ada waktu ,memasak makanan kesukaan sendiri,tentu lebih enak,daripada makan diwarung.

Resep Sederhana Masakan Gajebo

Bahan-bahan yang diperlukan :

Daging sapi segar 1 kg(Kalau orang Padang suka yang ada lemak padatnya).
Cabe giling dua sendok makan.
3 biji tomat yang besar
Daun Kunyit 4 lembar
Daun jeruk 6 lembar
Kunyit ½ sendok makan(kalau tidak ada bubuk boleh dengan kunyit biasa 2x empu jari)
sereh 2 batang
Bawang putih 2 bongkah
Kemiri 4 biji digiling halus
Jahe sebesar empuh jari 
Garam secukupnya 
Daun salam (bila ada kalau tidak tidak apa-apa)

Cara Memasaknya:

Tahap Pertama;
Daging dipotong potong
besarnya sesuai selera, jangan terlalu kecil
masukan kedalam panci
beri bumbu : garam ,jahe yang sudah ditumbuk atau diiris, daun salam kalau ada dan bawang putih yang sudah dibersihkan dari kulitnya serta ditumbuk.
Rebus daging yang sudah diaduk dengan bumbu 
airnya jangan terlalu banyak,agar kuahnya dapat mengental
tunggu sampai benar benar empuk

Tahap Kedua:
Masukan cabe,
tomat,yang sudah di blender atau dirisi
daun kunyit,
daun jeruk ,
kunyit,
sereh,
bawang putih
kemiri 
garam 
Masukan semua bumbu kedalam rebusan daging yang sudah empuk.

Kecilkan apinya.
Tunggu hingga kuahnya mengental
Matikan apinya dan pindahkan masakan tadi 
tunggu selama lebih kurang 15 menit ,hingga rasanya meresap dalam daging

Gulai Gajebo sudah siap disajikan.

sumber: https://www.kompasiana.com/roselinatjiptadinata/resep-sederhana-masakan-gajebo-khas-padang_57117198599373570e4d5068

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (sering disingkat BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. ## Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman. Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan yang paling khas adalah efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu