Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kuliner Khas Banjarmasin Kalimantan Selatan Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Gangan Paliat
- 3 Oktober 2017

Gangan Paliat adalah makanan khas Banjarmasin yang terbuat dari ikan baung. Sekilas, Gangan Paliat mirip dengan opor. Aroma dari masakan ini sangat kuat karena faktor pencampuran santan dan kunyit. Selain itu, Gangan Paliat juga lebih kental dibanding opor. Namun dikarenakan faktor langkanya ikan baung, saat ini ikan baung banyak digantikan dengan ikan pati atau udang. Makanan ini biasa disantap sebagai lauk bersamaan dengan nasi putih dan sayuran berupa daun singkong.

Resep Gangan Paliat

Bahan Gangan Paliat :

  • ½ kg udang besar
  •  250 ml santan
  •  4 buah bawang merah
  •  2 cm kunyit
  •  3 buah cabe merah
  •  3 buah kemiri
  •  3 cm jahe
  •  2 cm laos
  •  2 batang serai
  •  Asam jawa secukupnya
  •  Penyedap rasa
  •  Gula merah
  •  Garam secukupnya

Cara Membuat Gangan Paliat

  • Pertama-tama, siapkan udang besar yang masih segar lalu bersihkan hingga benar-benar bersih.
  • Setelah itu, ikan dicuci dengan air hingga bersih. Agar rasa amisnya hilang, ikan harus dicuci dengan air jeruk purut sebanyak 3 buah.
  • Setelah bahan dasarnya siap, langkah selanjutnya adalah peracikan bumbu. Proses peracikan bumbu dimulai dari kunyit dan laos yang dipotong kecil-kecil lalu disangrai hingga kering. Setelah itu, kunyit dan laos dihaluskan bersama bumbu-bumbu lainnya, kecuali serai dan asam kuatResep Paliat Makanan Khas Tabalong
  • Bumbu halus tersebut kemudian ditumis bersama serai yang telah dimemarkan hingga harum. Setelah itu, masukkan ikan baung dan santan kental bersama asam kuat yang sudah diperas, serta bawang merah yang sudah diiris-iris.
  • Untuk memberi rasa, tambahkan penyedap rasa, gula merah, dan garam secukupnya. Selajutnya, aduk terus hingga matang.
  • Setelah matang angkat lalu sajikan masakan gangan paliat ini selagi masih hangat.

 

 

 

 

 

Sumber:

Bacaterus.com

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (PERIUK TANAH)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
BENDA MAGIS MASYARAKAT BATAK
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
Cara menghubungi call center ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999