Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sulawesi Tengah Masyarakat Bungku, Kab. Morowali
Dunui
- 10 Januari 2018
Bagi Masyarakat Bungku Kab Morowali sulawesi tengah dan sekitarnya, menyantap Dunui merupakan tradisi kuliner turun temurun, Dinui dari kata “Dui” dalam bahasa bungku yang berarti Sumpit atau lidi atau batang kecil yang berbentuk panjang, diambilnya  kata Dui dalam perbendaharaan kuliner ini, karena masakan khas dunui biasanya di sajikan kepiring dengan menggunakan “Dui” diputar-putar dan disajikan dipiring .
 
Di banyak daerah makanan sejenis ini memiliki nama yang berbeda beda, di papua orang mengenalnya sebagai Papeda, di luwuk sulawesi selatan, orang mengenalnya dengan nama kapurung, di bungku sendiri makanan khas ini menjadi santapan spesial, apalagi jika ada keluarga yang dari jauh datang, maka dunui menjadi simbol makanan penyambutan, atau moment-moment kekeluargaan lainnya.
 
Akhir-akhir ini dunui kurang begitu di populerkan dalam ranah kuliner masyarakat bungku.
 
Sekedar Informasi bahwa makanan khas Dunui terbuat dari tepung sagu Atau di bungku di sebut Rombia. Biasanya Dunui diolah dari tepung sagu Segar Maupun Sagu kering, namun pilihan terbaik adalah sagu segar, mengingat teksturnya yang masih lembut.
 
Mengolah sagu menjadi dunui perlu keterampilan khusus, banyak orang yang mencoba membuatnya, akan tetapi biasanya Dunuinya menjadi terlalu lembek, proporsi air panas dan sagunya harus sesuai, bahkan temperatur air panasnya juga harus disesuaikan, bisa jadi Dunuinya akan “lore” istilah masyarakat bungku bagi dunui yang terlalu encer dan sangat panas.
 
Makanan khas dunui akan lebih mantap disantap disiang hari, apalagi dicampur dengan ikan kuah kuning dan sayur daun singkong.
 
Sumber:
1] http://cerminpikiran.blogspot.com 
2] http://telukpalu.com/2012/06/dunui-makanan-khas-masyarakat-bungku/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker