Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Barat Ciamis
Dendeng Sapi Kering
- 5 September 2015

                   dendeng+sapi+manis.jpg

       Pada sajian menu kali ini, kami akan menampilkan menu resep dendeng sapi kering. Masakan dendeng sapi kering sangat praktis karena dapat bertahan lama jika disimpan dengan benar. Dendeng sapi kering dapat bertahan berbulan-bulan sehingga dapat dinikmati kapan saja.
      Dendeng sapi ini dapat dinikmati sebagai lauk untuk menemani nasi hangat ditambah sambal yang nikmat. Anda juga dapat membuat sendiri dendeng sapi ini. Cara membuat resep dendeng sapi kering juga sangat mudah. Berikut ini kami sajikan cara membuat resep dendeng sapi kering. Selamat mencoba.

Bahan-bahan – Resep Dendeng Sapi

  • 1 kg daging sapi, potong-potong
  • 6 siung bawang putih yang bagus kemudian haluskan
  • Garam Secukupnya
  • Penyedap rasa secukupnya

Bahan Bumbu Cabe – Resep Dendeng Sapi Kering

  • 100 gram Cabe merah keriting
  • 4 buah cabe merah besar diulek kasar saja
  • 3 siung bawang putih
  • 4 siung bawang merah
  • 1 sendok makan air asam jawa, caranya ambil asam jawa lalu diberi air
  • Air kaldu dari rebusan daging

Cara Membuat Dendeng Sapi Kering :

  1. Rebus daging dalam bentuk potongan besar, ditambah dengan bawang putih.
  2. Setelah daging empuk dan air tinggal sedikit lalu angkat.
  3. Potong-potong daging dengan cara searah serat tipis-tipis (+/-1 mm) disarankan menggunakan pisau tajam agar daging tidak rusak.
  4. Kemudian pukul-pukul daging yang sudah diiris tadi kemudian masukkan kembali ke dalam air kaldu.
  5. Panaskan minyak, masukkan daging dengan sedikit diperas airnya.
  6. Jangan diaduk, biarkan agak kering baru dibalik.
  7. Setelah agak menguning kemerahan, dan busa minyak tinggal sedikit, angkat dan tiriskan dengan diletakkan di atas tissue makan.

       Demikian Resep Dendeng Sapi Kering yang lezat dan nikmat. Semoga Resep Dendeng Sapi Kering ini dapat bermanfaat bagi Anda para pecinta kuliner Nusantara.

 

Sumber: http://resepumi.net/resep-dendeng-sapi-kering/

 

 

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Yupa: Jejak Martapura, Pilar Peradaban Purba Kalimantan?
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Kalimantan Timur

Yupa: Jejak Martapura, Pilar Peradaban Purba Kalimantan? Identitas dan Asal-Usul Kalimantan Timur merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki jejak peradaban kuno tercatat sejak masa prasejarah hingga pengaruh kerajaan lokal dan luar [S1]. Secara administratif, wilayah ini mencakup kawasan pesisir timur Kalimantan yang berbatasan dengan Sabah (Malaysia) dan Laut Sulawesi, dengan pusat sejarah utama terletak di kawasan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara [S1]. Peradaban awal di wilayah ini ditandai oleh keberadaan prasasti Yupa, yang menjadi bukti tertulis tertua di Nusantara dan mengungkap keberadaan Kerajaan Martapura (atau Kutai Martapura) pada abad ke-5 Masehi [S1][S2]. Keunikan Kalimantan Timur terletak pada temuan tujuh prasasti Yupa di Muara Kaman, yang ditulis dalam aksara Pallawa berbahasa Sanskerta [C2]. Prasasti ini mencatat silsilah Raja Mulawarman, cucu Kundungga, serta sumbangan emasnya kepada kaum brahmana, yang menjadi bukti awal pengaruh Hindu-Buddha di wi...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Setiap motif yang digunakan dalam ornamen atau peralatan ritual memiliki makna yang berbeda-beda
Ornamen Ornamen
Kalimantan Barat

Setiap motif yang digunakan dalam ornamen atau peralatan ritual memiliki makna yang berbeda-beda Identitas dan Asal-Usul Ragam hias Dayak Kanayatn merupakan identitas visual yang melekat pada masyarakat suku Dayak di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Landak [S2]. Penelitian menunjukkan bahwa pusat pengembangan motif ini terdapat di Desa Garu, Kecamatan Mempawah Hulu [S2]. Objek budaya ini berfungsi sebagai simbol yang merepresentasikan kehidupan sosial dan kepercayaan masyarakat setempat [S5]. Keberadaan motif ini tidak terlepas dari konteks kerajinan tangan dan alat ritual yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari [S1]. Terdapat variasi bentuk motif yang memiliki makna simbolik berbeda-beda, seperti oncok rabukng yang melambangkan generasi penerus budaya [S2]. Motif lain seperti mata pune merepresentasikan proses pengambilan keputusan melalui mufakat dalam perundingan [S2]. Selain itu, stilasi burung enggang pada pakaian adat juga menjadi elemen penting yang mengandung...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Jamu Jawa: Warisan Mataram, Ikon Mbok Jamu, dan Pengakuan UNESCO
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Jamu Jawa: Warisan Mataram, Ikon Mbok Jamu, dan Pengakuan UNESCO Identitas dan Asal-Usul Jamu tradisional Jawa merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan nilai kesehatan dan filosofi kehidupan, dipraktikkan secara turun-temurun sejak era Kerajaan Mataram [S1, S3, S4, S5]. Pengobatan alami ini telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Jawa selama berabad-abad [C2]. Pengakuan UNESCO terhadap budaya kesehatan jamu sebagai "Warisan Budaya Takbenda" pada Desember 2023 menegaskan pentingnya kearifan lokal ini [C3]. Jamu tidak hanya sekadar minuman herbal, melainkan simbol kebijaksanaan lokal yang mengutamakan alam sebagai sumber penyembuhan [C12]. Tradisi herbal ini masih bertahan di pedesaan, di mana masyarakatnya terus menjaga kesehatan melalui obat herbal alami warisan leluhur [S2, C6]. Ramuan yang dikenal sejak zaman nenek moyang ini terbukti memberikan manfaat kesehatan yang diakui ilmu pengetahuan, bukan hanya menyembuhkan gejala tetapi juga memperbaiki fun...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Gamelan: Lebih Tua dari Hindu-Buddha?
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Gamelan: Lebih Tua dari Hindu-Buddha? Identitas dan Asal-Usul Gamelan adalah ansambel musik tradisional yang menjadi ciri khas Indonesia, khususnya Pulau Jawa [S1]. Ansambel ini umumnya menampilkan instrumen metalofon, gendang, dan gong [S3]. Gamelan bukan sekadar kumpulan bunyi, melainkan warisan budaya Nusantara yang kaya, kompleks, dan berpengaruh, serta menjadi simbol kebudayaan yang sarat makna dan nilai spiritual [S5, S4]. Alat musik ini telah menjadi identitas bangsa Indonesia dan dikenal luas di seluruh dunia, bahkan telah dipentaskan secara internasional oleh generasi muda [C10, C7, C9]. Sejarah gamelan di Jawa diperkirakan telah ada jauh sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha [C4]. Beberapa pakar sejarah menduga bahwa gamelan berasal dari kebudayaan asli masyarakat Jawa yang berkembang pada masa prasejarah, sekitar 4000 tahun lalu [C5]. Namun, sumber lain mengaitkan sejarah gamelan di Jawa dengan dominasi budaya Hindu-Buddha di tanah Jawa pada masa lampau [S2, C8]. Ter...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Tongkonan: Lebih dari Sekadar Atap Perahu dan Tanduk Kerbau?
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Tongkonan: Lebih dari Sekadar Atap Perahu dan Tanduk Kerbau? Identitas dan Lokasi Rumah Adat Tongkonan merupakan arsitektur khas yang berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan [S1]. Bangunan ini mencerminkan kekayaan budaya suku Toraja [S4]. Tongkonan memiliki bentuk rumah panggung persegi panjang dengan atap yang menyerupai perahu dan menggunakan buritan [S2], [S5]. Atap ini juga sering disamakan dengan tanduk kerbau [S2], [S5]. Pembangunan Tongkonan melibatkan partisipasi seluruh anggota komunitas, sekecil apapun peran mereka [S3]. Sayangnya, belum ada sumber yang mengungkap secara spesifik mengenai sejarah perkembangan arsitektur Tongkonan atau jenis-jenisnya berdasarkan fungsi [C1], [C5]. Namun, disebutkan bahwa posisi bangunan didasarkan pada arah mata angin [C3]. Bentuk dan Struktur Rumah Adat Tongkonan memiliki bentuk dasar panggung persegi panjang [C6]. Ciri khas utamanya terletak pada atapnya yang menyerupai perahu dengan bagian buritan yang menonjol [C6]. Bentuk atap ini...

avatar
Kianasarayu