Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Daerah Istimewa Yogyakarta Yogyakarta
Dendeng Age
- 7 September 2015

                            11348287_587069054729424_237062159_n.jpg

Dendeng adalah daging yang di iris tipis yang di keringkan dengan cara di oven. Daging ayam, sapi atau kambing yang telah menjadi dendeng biasanya akan lebih awet dan tahan lama untuk kategori penyimpanannya. Rasa dari dendeng ada yang manis, asin dan pedas. Dendeng age khas Yogyakarta ini terbuat dari daging giling. Bahan baku dan bumbu yang digunakan untuk dendeng ini sangat beraneka ragam. Menu ini juga menjadi salah satu buruan wisata kuliner. Rasanya sangat lezat dan nikmat. Aromanya saja sudah dapat menggugah selesra. Racikan bumbu dan rempah ini akan meresap kedalam masakan. Nah, ingin membuat dendeng age yang sangat lezat ini?

Berikut penjelasan cara membuat resep masakan dendeng age (yogyakarta) :

- See more at: http://www.resepmantap.com/masakan/resep-masakan.php?id=1108#sthash.TfBNyngL.dpuf

 

      Dendeng adalah daging yang di iris tipis yang di keringkan dengan cara di oven. Daging ayam, sapi atau kambing yang telah menjadi dendeng biasanya akan lebih awet dan tahan lama untuk kategori penyimpanannya. Rasa dari dendeng ada yang manis, asin dan pedas. Dendeng age khas Yogyakarta ini terbuat dari daging giling. Bahan baku dan bumbu yang digunakan untuk dendeng ini sangat beraneka ragam. Menu ini juga menjadi salah satu buruan wisata kuliner. Rasanya sangat lezat dan nikmat. Aromanya saja sudah dapat menggugah selesra. Racikan bumbu dan rempah ini akan meresap kedalam masakan. Nah, ingin membuat dendeng age yang sangat lezat ini?

Berikut penjelasan cara membuat resep masakan dendeng age (yogyakarta) :

Bahan yang diperlukan :

  • 450 gram daging giling
  • 2 lembar daun salam
  • 750 mili liter santan dari 1 kelapa
  • 3 cm lengkuas, digeprek
  • 3 sendok teh gula merah
  • 1 ½ sendok makan kecap manis
  • 4 ½ sendok teh air asam
  • 1 ½ sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan :

  • 1 ½ sendok teh ketumbar
  • ½ sendok teh jinten
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih

Sambal terasi :

  • 27 buah cabe merah keriting
  • 4 ½ sendok teh terasi
  • 15 siung bawang putih
  • 18 cabe rawit merah
  • 1 ¼ sendok teh garam

Cara membuatnya :

Dendeng age :

  1. Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas sampai beraroma harum. masukkan daging giling. masak sampai berubah warna.
  2. beri tambahan kecap manis, air asam, garam dan gula merah. aduk sampai merata. tuang santan. masak sampai kuah mengering.

Sambel terasi :

goreng cabe merah, cabe rawit, bawang putih, dan terasi. haluskan dengan garam

     Demikian penjelasan mengenai cara membuat resep masakan dendeng age (yogyakarta). Selamat mencoba, semoga berhasil.

 

Sumber: http://www.resepmantap.com/masakan/resep-masakan.php?id=1108

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah