Kacang tanah menjadi jenis kacang-kacangan yang paling populer diantara jenis tanaman kacang yang lainnya. Kacang tanah populer bukan hanya karena kacang jenis satu ini memiliki harga lebih murah diandingkan dengan kacang mede atau kacang polong, namun juga karena kacang tanah merupakan jenis kacang yang paling mudah ditemukan dibanyak tempat. Selain menemukan kacang tanah mentah di pasar tradisional atau mungkin supermarket, kacang tanah juga dijual oleh pedagang keliling.
Biasanya dijual digerobak keliling, kacang tanah direbus dan dibungkus dengan koran yang sudah dibentuk menyerupai kerucut. Kacang tanah yang matang dan masih hangat memiliki tekstur yang empuk dan lebih renyah beserta rasa yang gurih dan cocok untuk jadi camilan.
Atau anda juga bisa membeli kacang tanah mentah, dan diolah menjadi berbagai masakan seperti pecel, karedok atau makanan lainnya. Namun selain enak dijadikan camilan atau bahan masakan, kacang tanah juga memiliki banyak manfaat. Dan seperti yang dilansir oleh kompas.com, berikut ini 8 Manfaat Kacang Tanah Bagi Kesehatan!
1. Membantu menjaga tingkat kolestrol
Kacang tanah mengandung mono asam lemak tak jenuh yang cukup tinggi. Lemak tak jenuh ini akan membantu anda menurunkan tingkat kolestrol jahat yang ada di dalam tubuh sehingga secara tidak langsung memantu anda memperkecil resiko penyakit jantung.
2. Mencegah keriput
Bukan rahasia lagi jika kacang tanah mengandung kadar vitamin E yang tinggi. Dan vitamin E sangat baik untuk kulit karena membantu memproduksi minyak alami yang akan memuat kulit lemap. Kacang tanah juga mengandung riboflavin dan vitamin B yang akan membuat kulit anda ersinar.
3. Membantu mengurangi tingkat kadar gula
Bagi anda yang memiliki masalah dengan kadar gula yang tinggi atau bahkan penyakit diaetes, kacang tanah bisa menjadi salah satu makanan yang dapat anda konsumsi setiap hari. Ini karena kacang tanah akan membantu menyerap kalsium dan lemak sehingga dapat membantu tingkat kadar gula.
4. Mengurangi depresi
Bad mood? Atau anda sedang merasa tertekan karena banyak masalah? Konsumsi kacang tanah saja. Kacang tanah mengandung tryptophan yang membantu melepaskan zat kimia khusus untuk mengurangi depresi.
5. Membantu pertumbuhan rambut
Vitamin E bukan hanya bermanfaat untuk melembapkan kulit, namun juga meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala sehingga rambut jadi tumbuh lebih subur. Selain itu kacang tanah juga mengandung omega 3 yang akan membuat rambut jadi lebih sehat.
Selain dimakan sebagai camilan, kacang tanah juga enak diolah menjadi sambal. Resep sambal bumbuk kacang biasanya dijadikan pelengkap untuk berbagai makanan seperti batagor, siomay, atau otak-otak goreng.
Bahan-bahan:
Cara Membuat:
Referensi:
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...
Lontar Usada Bali: Warisan Pengobatan Nusantara yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Lontar Usada Bali adalah naskah klasik yang mengkategorikan diri dalam ranah pengetahuan dan praktik pengobatan tradisional (usada) di Nusantara [S1], [S3]. Naskah-naskah ini secara spesifik ditulis di atas daun lontar dengan menggunakan aksara dan bahasa Bali Kuna hingga Bali Tengahan [S1]. Kategorinya dalam sistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia masuk dalam domain "Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta," sejalan dengan penetapan praktik serupa seperti Pengobatan Tradisional Raksa Jasad [S2]. Asal-usul historisnya di Bali seringkali dilekatkan pada periode pengaruh Majapahit dan penyebaran agama Hindu, meskipun sayangnya, belum ada sumber dari daftar yang secara pasti mengungkap waktu dan tokoh awal penciptaan teks-teks ini. Salah satu versi mengaitkan proses kodifikasi dan pengembangan sistem pengobatan ini dengan peran Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh...
Kedatuan Luwu: Salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan yang jejak sejarahnya berkelindan erat dengan mitolo Identitas dan Asal-Usul Kedatuan Luwu diidentifikasi sebagai salah satu peradaban tertua di Sulawesi Selatan, dengan jejak sejarah yang terjalin erat dengan mitologi, tradisi lisan, dan bukti arkeologis [C11]. Sejarah awal Luwu tidak terlepas dari kisah kosmologis mengenai kedatangan manusia pertama ke bumi, yang menjadi dasar pembentukan tatanan sosial dan kekuasaan di wilayah tersebut [C12]. Kedatuan ini merupakan salah satu dari tiga kerajaan Bugis pertama yang tercatat dalam epik I La Galigo , bersama dengan Wewang Nriwuk dan Tompotikka [S1]. Pendirian Kedatuan Luwu diperkirakan terjadi pada abad ke-14 [C4], dengan Tumanurung sebagai Datu Mappanjunge' ri Luwu pertama pada tahun 1300-an [C3]. Kedatuan ini berlanjut hingga sekarang [C1], meskipun tidak memiliki mata uang sendiri dan menggunakan sistem barter [C5]. Luwu bersama kerajaan-kerajaan lain diakui sebag...