Ornamen
Ornamen
Permainan Tradisional Jawa Timur Jawa Timur
Dakon, yang ditinggal zaman #DAFTARSB19
- 13 Februari 2019

DAKON, yang ditinggal Zaman

 

Semakin berkembangnya zaman di era modern ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap banyak aspek. Salah satunya berdampak terhadap salah satu permainan tradisional yang bernama "Dakon" ini. Ada dampak positif juga negatifnya. Dampak positifnya, permainan ini semakin dikenal oleh banyak orang. Namun dampak negatifnya, permainan ini sering terkalahkan dengan berbagai permainan modern/elektronik yang semakin hari semakin banyak digemari oleh anak-anak.

Permainan Dakon adalah salah satu permainan tradisional yang kebanyakan hilang ditelan jaman modern, oleh  permainan modern dan semacamnya, Permainan ini dulunya biasa dipakai oleh anak-anak desa untuk menghabiskan waktu, permainan dakon ini dimainkan di sebuah papan kayu Sebuah papan Dakon memiliki 16 lubang diantaranya 14 lubang kecil dan 2 lubang lumbung/rumah

Cara memainkan permainan ini cukup mudah :

KIta harus menentukan jumlah biji yang dimasukkan berdasarkan kesepakatan pemain atau ukuran lubang jumlah biji di semua lubang harus sama,permainan ini dilakukan dengan memilih salah satu lubang dan mgambil semua bijinya biji2 itu di taruh satu demi satu sepanjang arah permainan, biji yang ad di lubang lumbung menjadi point putaran dilakukan hingga biji habis bila biji habis di lubang yang ad bijinya maka seluruh biji di lubang tersebut diambil dan dijalankan lagi hingga biji habis di lubang yang kosong atau lubang lumbung maka giliran menjadi giliran lawan anda permainan diaulang hingga biji habis dan yang memiliki point terbanyak menang.

mungkin melihatnya orang akan mengakatakan bahwa permainan ini membosankan tetapi permainan ini bisa menyenangkan untuk di mainkan karena walaupun terlihat sederhana permainan ini membutuh kan strategi,hitungan,dan pemikiran yang baik juga bila dibatasi waktu akan tambah menyenangkan dan juga melatih otak untuk menghitung dan mensimulasi langkah agar mendapatkan point yang banyak dalam 1 gerakan.

 

 

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Ingin Membatalkan Pinjaman Adakami? Begini Cara Membatalkan Pinjaman Adakami
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Cara Membatalkan Transaksi Pinjaman (AdaKami) Kamu bisa menghubungi layanan Live Chat via WA((+62821=6213=907)). jelaskan dengan baik alasan ingin melakukan Pembatalan, lalu siapkan data diri anda seperti KTP, dan ikuti langkah-langkah Pembatalan yang di instruksikan oleh customer service melalui WA.

avatar
Agustin
Gambar Entri
Ingin Membatalkan Pinjaman EasyCash? Begini Cara Membatalkan Pinjaman EasyCash
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Berikut ini cara membatalkan pinjaman (EasyCash), Silahkan hubungi Customer Service(O822=9567•411O, melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh agen customer service untuk melanjutkan proses Pembatalan anda.

avatar
Agustin
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu