Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat DKI Jakarta Jakarta
Peran Jawara dalam Revolusi di Betawi #DaftarSB19
- 12 Februari 2019

DaftarSB19

Peran Jawara dalam Revolusi di Betawi

Pada masa pemerintahan orde lama, nama Imam Syafei atau lebih dikenal dengan sebutan Bang Pi'i, mungkin tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, khususnya warga DKI Jakarta. Ya, pemimpin sebuah geng yang dikenal kerap melakukan tindakan kriminalitas itu pernah menduduki jabatan strategis di era pemerintahan Presiden Soekarno.

Bang Pi'i merupakan pentolah paling berkuasa di wilayah Pasar Senen saat ituâ€Ã...½. Bang Pi'ie memiliki sebuah geng yang ditakuti di kawasan Senen, Jakarta Pusat, yakni Geng Kobra.

Imam Syafei atau sering juga disebut dengan Sape'i atau Bang Pi'i, memiliki anak buah yang berasal dari Banten. Kelompok mereka disegani karena memiliki senjata api dari tangsi-tangsi Belanda yang berada di sekitar wilayah Senen dan Salemba. Pada 1959, atas permintaan komando militer Jakarta, Geng Kobra dibubarkan. Namun Syafei tetap dianggap menjadi tokoh penting karena mampu menggerakkan massa untuk berdemonstrasi. Salah satunya demonstrasi pembubaran parlemen pada 1952.

Sebagai seorang pemuda dan hidup pada zaman revolusi, membuat Bang Pi'ie juga masuk dalam catatan seorang pejuang kemerdekaan. Rasa bencinya terhadap Belanda menjadi salah satu alasan bagi Bang Pi'ie juga ikut berperang melawan penjajah.

Nama Imam Syafei tercatat sebagai Ketua Organisasi Pejuang Indonesia (OPI). Organisasi ini mengkoordinir barisan pasukan rakyat berisi para pemuda dan pelajar. Tercatat OPI dibentuk setelah kedatangan Sekutu yang dibonceng Belanda. Tentara Sekutu itu tiba di Jakarta pada September 1945 dipimpin oleh Sir Phillips Christison. Sebulan setelahnya, tentara NICA Belanda turun dengan membawa pasukan di Pelabuhan Tanjung Priok. Kala itu, NICA membawa pasukannya ke Jakarta dengan menggunakan delapan kapal.

Bang Pi'ie lah yang mengomandoi pemuda dan pelajar serta bekas Heiho dan polisi untuk membuat pasukan tempur mengusir musuh keluar dari Jakarta. Ketika tiba di Jakarta, bulan Oktober 1945, tentara sekutu dan NICA melakukan pembersihan besar-besaran di wilayah Senen. Pertempuran itu pun dimenangkan Bang Pi'ie yang kala itu pasukannya hanya bermodalkan beberapa pucuk senjata. Bahkan dalam pertempuran itu, Bang Pi'ie memimpin pasukan dalam keadaan sakit.

Sejarah karier Bang Pi'ie memang bermula dari jalanan. Tepatnya ketika mendiang ayahnya, Mugeni, meninggal setelah dihabisi adik seperguruannya bernama Ayub, yang kala itu ingin menguasai daerah Senen. Menjadi anak yatim di usianya yang baru empat tahun membuat pola pikir Bang Pi'ie tak seperti usia anak kebanyakan, bahakan di dalam penjara, nama Bang Pi'ie juga tak kalah kesohor. Dia mengalahkan penguasa LOG dalam perkelahian. Cukup waktu beberapa menit bagi Bang Pi'ie mengalahkan penguasa penjara anak Tangerang dari suku Ambon kala itu. Selepas dari penjara, Bang Pi'ie pun kembali ke Pasar Senen.

Dari Pasar Senen ke Palagan Perang

Perjuangan Bang Pi'ie pun terus berlanjut, menjelang akhir 1945, situasi perlawanan pemuda terus bergejolak terhadap tentara sekutu dan Belanda yang pada saat itu hendak menguasi ibu kota. Pada 22 November 1945, Bang Pi'ie ditunjuk sebagai komandan pertempuran seluruh Jakarta. Markas pasukan di bawah Bang Pi'ie terletak di Kampung Rawa, Gang Sentiong dan Utan Panjang.

Pertempuran demi pertempuran dilewati oleh Bang Pi'ie dan pasukannya. Hingga akhirnya Sultan Sjahrir menginstruksikan agar pemuda pejuang mengosongkan Jakarta lantaran akan dilakukan diplomasi antara sekutu dengan Indonesia. Markas pemuda pejuang kemudian pindah dan berpusat di Karawang.

Sejak saat itu, Bang Pi'ie menjadi komandan tempur yang disegani musuh. Dia menjadi pertimbangan dan orang paling diperhitungkan oleh tentara Sekutu dan NICA. Selepas pasukannya pindah ke Karawang, Bang Pi'ie menjabat sebagai wakil ketua Markas Pusat Pertempuran. Di Karawang, Bang Pi'ie melumpuhkan pemberontak yang dipimpin Gelung. Gelung berhasil dikalahkan Bang Pi'ie setelah kekebalannya dilumpuhkan dengan menggunakan air mendidih dicampur kapur barus. Gelung pun tewas di tangan Bang Pi'ie.

Berkat prestasi Bang Pi'ie, pasukan Laskar Rakyat Jakarta Raya Pimpinannya diresmikan sebagai pasukan Istimewa Divisi II Sunan Gunung Jati oleh Markas Besar Tentara. Berkat perjuangannya, pasukan di bawah Bang Pi'ie dilebur menjadi Tentara Nasional Indonesia Kesatuan Resimen V Brigade III Kiansantang Divisi I Batalyon Siliwangi.

Sang Jawara menjadi Menteri

Bang Pi'ie memang tercatat pernah menduduki posisi penting sebagai Menteri Urusan Keamanan Rakyat ketika Presiden Sukarno berkuasa. Menurut anaknya, Edi Syafei, posisi itu diberikan oleh mendiang Sukarno karena Bang Pi'ie dianggap bisa mengendalikan para bandit yang kala itu membuat Jakarta menjadi rawan kejahatan.

Jabatan sebagai Menteri Urusan Keamanan Rakyat dia emban dari 24 Februari hingga 28 Maret 1966. Ketika Sukarno tumbang, Bang Pi'ie pun dituduh terlibat komunis hingga dia ditahan pada 18 Maret 1966. Tak lama dijebloskan ke dalam penjara, Bang Pi'ie pun dibebaskan.

Pada tanggal 9 September 1982, Bang Pi'ie pun tutup usia. Dia meninggal di kediamannya di Jalan Wijaya 9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelum dimakamkan, iring-iringan jenazah Bang Pi'ie sempat dibawa mengitari daerah Senen hingga Kemayoran, sebelum akhirnya disemayamkan di Gedung Dewan Harian Daerah 45 Jakarta.

Kini jasad Bang Pi'ie disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Di nisannya tertulis, Letkol Imam Sjafeei. Dia terdaftar sebagai Angkatan Darat dengan Nomor Registrasi Pegawai Mabes AD 14157.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum