Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Jawa Tengah Jawa Tengah
Dadar Gulung Bayam
- 12 Desember 2018

Bahan-bahan

10 pcs
  1. Bahan kulit dadar :
  2. 100 gram tepung terigu
  3. 250 ml santan cair
  4. 20 gram daun bayam (di resep asli 100 gram)
  5. 1 butir telur
  6. 2 sdm minyak sayur
  7. 1/2 sdt garam
  8. 1 sdm gula pasir
  9. Bahan Isian :
  10. 2 buah wortel, cincang
  11. 2 buah kentang, potong dadu kecil
  12. 2 siung bawang putih cincang
  13. 2 siung bawang merah cincang
  14. 2 sdm SKM
  15. Secukupnya garam, gula dan merica bubuk

Langkah

25 menit
  1. Buat bahan isian : tumis bawang putih dan bawang merah cincang, masukkan kentang dan wortel, tambahkan sedikit air. Kemudian tambahkan garam, merica bubuk dan gula, aduk2 masak sampai empuk dan air menyusut, kemudian tambahkan SKM aduk2 sampai rata, angkat sisihkan.

     
     
     
  2. Buat kulit dadar : blender bayam dan santan. Ayak tepung terigu, tambahkan gula dan garam, masukkan hasil blenderan sambil diaduk, tambahkan kocokan telur, aduk sampai rata, terakhir masukkan minyak sayur, aduk2 sampai tercampur dan tidak ada tepung bergerindil.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 2 photo
     
     
  3. Panaskan teflon, ambil 1 sendok adonan pakai sendok nasi, kalo sendok makan terlalu kecil. Ambil teflon dari kompor, tuang adonan lalu goyangkan sampai rata, masak dikompor sampai kulit bagian bawah bergelembung/bersarang. Setelah bagian atas matang/tidak ada adonan mentah balik kulit dadar sebentar saja lalu angkat. Saya pakai teflon diameter 18 cm jadi dapetnya kecil2.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 3 photo
     
     
  4. Jujur saja saya kurang lihay menggoyangkan teflon nya jadi hasil dadarnya kurang bulat, hihihi.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 4 photo
     
     
  5. Tekstur kulitnya, serat2 bayamnya terlihat.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 5 photo
     
     
  6. Bagian bawah kulitnya bersarang dijadikan bagian luar.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 6 photo
     
     
  7. Ambil satu kulit dadar, letakkan bahan isian di bagian paling ujung.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 7 photo
     
     
  8. Lipat dan gulung seperti amplop. Warna hijaunya kurang pekat karena bayam yang saya tambahkan hanya sedikit dan saya tidak menambahkan pewarna makanan lagi.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 8 photo
     
     
  9. Dapat 10 pcs, sebagian saya kasih isian unti kelapa. Jadi ada yang gurihnya dan yang manisnya.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 9 photo
     
     
  10. Ini yang isian wortel kentang, ternyata enak banget dadar gulung versi gurih😁. Rasanya mirip2 risol isi rogout tapi yang ini lembut karena tidak digoreng seperti risol. Beneran enak loh siapa bilang camilan sehat tidak enak😂😂😂.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 10 photo
     
     
  11. Tekstur kulit dadarnya mulus banget, dan lentur banget saat dibentuk karena pakai telur.

    Dadar Gulung Bayam (isi wortel, kentang) recipe step 11 photo
     
     
  12. Source : saya nemu resep ini dari kemasan royal palmia, tapi bahan2 nya saya modifikasi. Di resep asli bahan isian pake bakso dan tahu, tapi saya ganti wortel karena bakso termasuk daging olahan yang harus dijauhi para survivor kanker. Selain itu margarin saya ganti dengan minyak sayur karena meskipun mengandung omega-3 yang baik, disisi lain margarin mengandung omega-6 yang jahat karena dapat meningkatkan kerja sel kanker.

sumber:https://cookpad.com/id/resep/6133207-dadar-gulung-bayam-isi-wortel-kentang

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker