
<div class="step-image" data-field="image" data-field-name="images[1]" data-ajax-upload="/id/step/images"> <div class="step-image__container step-image__container--placeholder image-upload editor__tool"> <div class="step-image__upload"> <i class="icf icf--camera icf--medium"></i> <p class="x-small"> <i class="icf icf--add "></i> Tambah foto </p> <input type="file" data-cke-saved-name="file" name="file" aria-label="Tambah Foto" /> </div> </div>
</div> <div class="step-image" data-field="image" data-field-name="images[2]" data-ajax-upload="/id/step/images"> <div class="step-image__container step-image__container--placeholder image-upload editor__tool"> <div class="step-image__upload"> <i class="icf icf--camera icf--medium"></i> <p class="x-small"> <i class="icf icf--add "></i> Tambah foto </p> <input type="file" data-cke-saved-name="file" name="file" aria-label="Tambah Foto" /> </div> </div>
</div> <div class="step-image" data-field="image" data-field-name="images[3]" data-ajax-upload="/id/step/images"> <div class="step-image__container step-image__container--placeholder image-upload editor__tool"> <div class="step-image__upload"> <i class="icf icf--camera icf--medium"></i> <p class="x-small"> <i class="icf icf--add "></i> Tambah foto </p> <input type="file" data-cke-saved-name="file" name="file" aria-label="Tambah Foto" /> </div> </div>
</div>
<div class="field-group__hover subtle editor__tool editor__tool--pc"> <div class="pull-right"> <a class="faint" tabindex="-1" data-behavior="delete" data-message="Apakah kamu ingin menghapusnya? " data-cke-saved-href="#" href="#"><i class="icf icf--close "></i></a> <i data-behavior="handle" class="icf icf--sortable "></i> </div> </div> </div> </div> </li> " data-sort-url="/id/recipes/6225961-cilok-isi-kuah-jeletot/steps/sort" style="box-sizing: border-box; margin: 0px; counter-reset: numList 0; list-style: none; padding-right: 0px; padding-bottom: 1px; padding-left: 0px;">
Potong dadu sosis sebagai bahan isi
Masak telur secara langsung (ceplok) dan tuangkan sosis yang telah dipotong dadu, aduk secara merata. Tiriskan.
Panaskan air dengan api sedang,tunggu hingga mendidih
Campur tepung tapioka dan tepung terigu, tambahkan penyedap rasa sesuai selera
Tuangkan sedikit demi sedikit air yang telah mendidih ke dalam campuran kedua tepung, aduk hingga kenyal dan mudah dibentuk. (Jangan terlalu banyak menuangkan air ke adonan karena sulit kalis dan panasð¢)
Masukan campuran tumis telur dan sosis pada adonan cilok sebagai isi.
Tambah irisan cabe rawit sesuai selera. Bentuk bulat bulat dan ulangi kembali (Kalau saya isi cabenya yang banyak bunð...).
Panaskan air hingga mendidih
Masukkan adonan cilok yang sudah dibentuk pada air mendidih. Tunggu hingga cilok muncul ke permukaan. Tanda bahwa sudah matang
Haluskan 1 buah cikur/kencur dan garam sebagai tambahan aroma kuah cilok, tuang dan aduk rata
Tambahkan irisan cabe rawit atau bubuk cabe sebagai kuah Jeletot pada cilok yang telah matang sesuai selera.
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman . Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andaliman inilah yang membuat BPK berbeda dari hid...
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: Simbol Patung Salah satu motif yang paling menon...
Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...