Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Kalimantan Timur Pontianak
Choipan isi rebung ayam udang
- 4 Desember 2018

Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe main photo

 

Bahan-bahan

24 pcs
Bahan kulit :
  1. 150 gr tepung tang mien
  2. 100 gr tepung tapioka
  3. 200 ml air mendidih
  4. secukupnya Garam
  5. secukupnya Kaldu bubuk
  6. 1 sdm minyak goreng
  7. Bahan isi ayam udang
  8. 250 gr daging ayam giling
  9. 100 gr udang cincang
  10. 1/4 ikat daun kucai iris tipis
  11. 1 sdm minyak wijen
  12. 1 sdt kecap manis
  13. 1 sdm saos tiram
  14. 1 sdm kecap inggris
  15. 1 ruas jahe parut halus
  16. 1/2 sdt gula pasir
  17. 1 sdt kecap asin
  18. 1/4 sdt merica
  19. 1/2 sdt kaldu bubuk
  20. 1/2 sdt air jeruk lemon
  21. 1 butir telur
  22. 1 sdm tepung maizena
  23. Bahan isi rebung
  24. Bahan & cara buat sama dengan resepku isian lumpia original Semarang
  25. Bahan saus dimsum
  26. 5 sdm saus tomat
  27. 5 sdm saus sambal
  28. 2 siung bawang putih geprek cincang halus ditumis sebentar
  29. 2 sdm kecap inggris
  30. 2 sdm saus tiram
  31. 1 sdm maizena
  32. 50 ml air untuk dicampur ke maizena
  33. Bahan minyak bawang
  34. 5 siung bawang putih geprek cincang halus
  35. 2 sdm minyak wijen
  36. 1 sdm minyak goreng

Langkah

1 jam

Campur tepung tang mien, tapioka, garam, kaldu bubuk. Aduk rata. Tuangkan air mendidih sambil aduk adonan dengan spatula karena panas bgt ga bs diulen tangan. Sesudah adonan menghangat lanjut beri minyak diuleni pake tangan hingga kalis halus teksturnya. Bulat2kan sesuai selera. Selama proses lumuri tangan dengan minyak agar tidak lengket & adonan terjaga kelembabannya.

Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 1 photo
 
Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 1 photo
 
Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 1 photo
  1. Pipihkan adonan kulit. Beri isian. Rekatkan ujungnya dengan putih telur. Bentuk sesuai selera.

    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 2 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 2 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 2 photo
  2. Tata diwadah stainless yang sudah dioles minyak. Beri jarak agar tak saling lengket. Kukus 15-20 menit di api sedang hingga matang.

    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 3 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 3 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 3 photo
  3. Nb. Untuk bahan isian ayam Udang tinggal dicampur saja semua bahannya ya. Siman dikulkas 15 menit agar bumbu menyerap.

    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 4 photo
     
     
     
     
  4. Minyak bawang : tumis dengan minyak goreng bawang putih halus hingga kecoklatan. Siram dengan minyak wijen lalu matikan api.

    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 5 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 5 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 5 photo
  5. Saus choipan : campur semua bahan kedalam tumisan bawang putih. Sesudah mendidih beri maizena yang sudah dilarutkan ke air.

    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 6 photo
     
    Choipan ala fe (Isi rebung ayam udang recipe step 6 photo

 

https://cookpad.com/id/resep/5768556-choipan-ala-fe-isi-rebung-ayam-udang

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker