Bahan-bahan
Langkah pertama membuat minyak bawang putih: Kupas dan cincang halus 5-6 buah bawang putih. Panaskan 150 ml minyak goreng. Lalu tumis bawang putih hingga matang (note: jgn sampai gosong) lalu sisihkan di mangkuk.
Langkah kedua membuat isian Choipan: Haluskan bawang putih, bawang merah, serta ebi, garam, gula. Panaskan minyak goreng lalu tumis hingga harum. Masukan daging ayam cincang masak hingga matang. Terakhir masukan parutan bengkoang. Tumis setengah matang, cicipi hingga rasa pas, bisa ditambahkan penyedap rasa. Setelah matang lalu sisihkan di mangkuk.
Langkah ketiga membuat sambal Choipan: Haluskan cabe rawit, cabe merah, bawang putih dan ebi dg blender. Lalu siapkan satu gelas air didalam panci. Masukan bumbu yg sudah halus, tambahkan gula merah, garam, dan asam jawa/perasan jeruk nipis/cuka. Masak hingga mendidih. Rasakan sambal Choipan apabila rasanya sudah manis pedas asam pas, lalu tambahkan 1/2 sdm tepung maizena yg sdh dilarutkan. Masak hingga sambal Choipan sedikit mengental.
Langkah keempat membuat kulit Choipan: Masukan 15 sdm tepung beras dan 4 sdm sagu di atas wajan. Tambahkan 1 sdt garam dan gula. Tambahkan air sedikit demi sedikit.
Lalu masak adonan dengan api kecil hingga adonan menggumpal. Apabila adonan sudah menggumpal tambahkan 3 sdm minyak sayur aduk rata hingga adonan kalis. Lalu angkat adonan taruh diwadah tunggu hingga uap panasnya menghilang
Langkah terakhir cara membuat Choipan: Ambil adonan bikin bulatan lalu taruh diatas talenan. Pipihkan adonan dengan menggunakan botol yg sudah dilapisi plastik dan dibaluri minyak goreng agar tidak lengket. Cetak adonan kulit Choipan dengan menggunakan tutup gelas. Lalu masukan isian Choipan.
Lipat adonan Choipan. Lalu tutup adonan dan pipihkan/rekatkan ujung kulit Choipan dengan jari. Lakukan berulang hingga adonan habis.
Selanjutnya siapkan kukusan isi dg air. Panaskan kukusan. Lapisi atas kukusan dg daun pisang lalu masukan Choipan satu persatu. Kukus kira2 15 menit hingga Choipan matang. Setelah matang siram Choipan dg minyak bawang putih satu persatu di atasnya.
Angkat Choipan yg sudah matang. Lalu Choipan pun siap disantap dengan sambal cocolannya
Sumber : https://cookpad.com/id/resep/1858200-choipan-bengkoang-ayam
Lokasi penjual:
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...