Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Sulawesi Utara Manado
Cakalang Garo Rica
- 9 Februari 2018

Cakalang garo rica adalah salah satu makanan khas Manado, Sulawesi Utara yang menggunakan ikan cakalang sebagai bahan utamanya. Makanan dengan rasa unik dan nikmat ini menjadi kuliner paling digemari oleh masyarakat sekitar. Awalnya ikan cakalang dipotong-potong lalu diolah bersama bumbu yang telah dipersiapkan

Bahan:

  1. 500 gram ikan cakalang, potong-potong menjadi beberapa bagian
  2. 3 tangkai kemangi, petiki daunnya
  3. 1 butir jeruk nipis, peras airnya
  4. 1 sendok teh garam
  5. Minyak goreng secukupnya

 

Bumbu Halus:

  1. ¼ sendok teh kaldu instan
  2. 1 sendok teh garam
  3. 1 sendok makan gula pasir
  4. 1 ruas jari jahe, diiris tipis
  5. 1 batang serai, diiris tipis
  6. 1 buah tomat, potong kotak-kotak
  7. 2 lembar daun jeruk
  8. 3 siung bawang putih, diiris tipis
  9. 5 butir bawang merah, diiris tipis
  10. 15 buah cabai merah, diiris tipis menyerong

 

Cara Membuat:

  1. Pertama, cuci ikan cakalang yang sudah dipotongi sesuai selera hingga bersih, lalu rendam dalam air jeruk selama kurang lebih 20 menit
  2. Angkat lalu panaskan minyak untuk menggorengnya sampai matang. Tiriskan lalu sisihkan sebentar
  3. Panaskan minyak kembali untuk menumis bawang merah, bawang putih, jahe dan serai sampai harum
  4. Tambahkan bumbu lainnya kemudian aduk hingga rata. Setelah itu, masukkan potongan ikan cakalang goreng
  5. Aduk-aduk sembari memasukkan daun kemangi lalu masak sebentar. Angkat dan sajikan cakalang garo rica khas Sulawesi Utara di piring saji
  6. Hidangan siap dinikmati

 

RM yang menyediakan:

  1. Beautika ManadoJl. Hang Lekir No. 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (021) 722 6683
  2. Beautika ManadoJl. Abdul Muis No. 70, Tanah Abang, Jakarta Pusat, (021) 381 2340
  3. Beautika ManadoJl. Jendral Sudirman No. 52-53, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD) Lot. 8, 0851-0058-2332/23, (021) 515 5157
  4. Beautika ManadoJalan Raya Kupang Indah No. 1, Surabaya, (031) 731 1647
 
 

Sumber:

  1. http://www.masakandapurku.com/2015/12/resep-membuat-cakalang-garo-rica-khas.html
  2. http://beautika-manado.com/menu/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
ILMU TAMBA TUA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker
Gambar Entri
Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen (Aksara dan Bahasa Batak Toba)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Apostel Orang Batak dan Ephorus HKBP Pertama tahun 1881 - 1918, sangat fasih berbahasa Batak Toba klasik dan kontemporer (na imbaru), Nommensen juga sangat mengusai tulisan dan / atau aksara Batak Toba. Surat yang ditulis tangan Ompu i Nommensen di Pearaja, Tarutung, tanggal 02 Agustus 1871 ini merupakan dokumen dan bukti sejarah yang sangat penting, yang menunjukkan betapa Beliau menguasai serta menghormati adat, budaya, tradisi, dan literasi masyarakat Batak Toba. Beliau tidak memaksakan bahasa Jerman dan aksara Latin, tetap justru menggunakan bahasa dan aksara asli masyarakat Batak Toba untuk berkomunikasi dan mendokumentasi pelayanannya. Sumber Foto : Sopo Nommensen, Pearaja, Taruutung Sumatera Utara

avatar
Hokker