Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Kalimantan Selatan Banjar
Bubur Samin
- 29 Desember 2017

Bubur samin ini sebenarnya adalah masakan khas banjar yang diadaptasi dari kuliner khas arab yaitu nasi samin, karena saya sendiri orang melayu, dan ditempat asal saya (Pontianak) yang namanya bubur selalu pake topping ikan teri dan kacang, maka jadilan Bubur Samin ala Saya ini, bumbu nya tetap pake bumbu samin asli, hanya topping saja yang saya ganti ☺ï¸Â Bosan dengan bubur nasi biasa? Bubur Samin ini layak bange lho dicoba! Biar kenal juga sama panganan dan bumbu-bumbu khas timur tengah. Selamat mencoba!

Catatan : 

1. Saya pakai bumbu nasi samin instant yang dibawa mertua saat pergi ke arab, tapi kalau kalian gak punya bumbu samin instant, akan saya share resep membuat bumbu samin disini. 
2. Setau saya belum pernah ada resep bubur samin di cookpad, jadi ini benar-benar kreasi saya , boleh di recook dan kreasikan sendiri ya! 
3. Kaldu bisa pakai sapi atau ayam ya 
4. Susu cair bisa diganti santan

 

2 cangkir beras
  1. 4 sdm bumbu nasi samin instant
  2. 1 sdt Cinnamon Powder / Kayu Manis ditumbuk
  3. 350 ml Susu Cair Full Cream
  4. 500 ml air kaldu sapi/ayam
  5. 4 siung bawang putih
  6. secukupnya bumbu penyedap (royco, totole dan garam dapur)
  7. secukupnya lada/merica bubuk
  8. 200 gram daging sapi/ayam sesuai selera
  9. 3 sdm margarin
  10. BAHAN TOPPING : (Topping bisa diganti sesuai selera ya)
  11. secukupnya kacang tanah goreng
  12. secukupnya ikan teri goreng
  13. 2 sdm Olive Oil untuk dressing
  14. secukupnya tomat atau telur
  15. KLO GA ADA BUMBU SAMIN INSTANT BISA BIKIN SENDIRI YA, resepnya :
  16. 1/4 sdt pala bubuk
  17. 1/4 sdt jintan bubuk
  18. 1/4 kayu manis bubuk
  19. 1/4 sdt cengkeh bubuk
  20. 1 sdt bumbu kari bubuk
  21. 4 siung bawang putih
  22. 6 siung bawang merah
  23. 5 sdm minyak goreng/minyak samin
     
    Langkah-langkah:
    1.   Langkah pertama saya jelasin dulu buat kalian yang ga punya bumbu samin instant ya, karena di Indonesia jarang dijual 
    2.    Semua bumbu nasi samin diblender halus, pas ngeblender jangan dicampur pake air ya tapi pake minyak goreng/minyak samin. Setelah diblender halus, tumis dengan minyak goreng sampai halus. Angkat dan tiriskan.
    3.    Siapkan panci, masukkan beras yang sudah dicuci, tambahkan : susu cair, margarin, bumbu samin yang sudah dibuat, air kaldu ayam/sapi beserta daging nya, penyedap rasa (garam,kayu manis bubuk,Lada bubuk,royco/totole)
    4.    Rebus di atas api kecil sampai hancur dan jadi bubur,kalau airnya kering tapi berasnya belom jadi bubur bisa ditambah air biasa, sesekali diaduk biar bawahnya gak gosong.
    5.    Setelah matang, angkat dan sajikan dengan topping sesuai selera

    Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3356379-bubur-samin-khas-arabbanjar

     

    Lokasi penjual:
    Masjid Darussalam
    Kampung Jayengan, Solo setiap bulan Ramadhan

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker
Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu