Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Tradisional Jawa Timur Madura
Bubur Manggul
- 28 Februari 2017

Bubur manggul merupakan bubur tradisional yang berasal dari Madura. Dulu di daerah Ampel, Surabaya, masih banyak ibu-ibu asal Madura yang menjajakan bubur ini tapi sekarang sudah jarang sekali, hanya di Madura bubur ini masih mudah ditemui. Konon katanya disebut manggul karena dahulu cara menjualnya dengan cara dipanggul.

Manggul merupakan adonan mirip bubur sum-sum, dengan campuran beberapa bumbu. Irisan lontong disiram dengan kuah kental berwarna jingga (oranye) yang sangat mirip dengan saus bumbu sate padang. Lontongnya bisa diganti bubur beras kalau diingini. Biasanya bubur ini juga disajikan dengan sambal goreng udang. Serundeng yang digunakan berbeda dengan serundeng yang biasanya manis. Serundeng yang digunakan untuk bubur manggul lebih gurih dan harum jeruknya terasa. Bubur manggul mempunyai cita rasa unik. Perpaduan rasa pedas dari sambel goreng udang dan ditambah dengan rasa gurih dari taburan serundeng.

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk menikmati kudapan asal pulau garam ini, harga perporsinya cukup murah, mulai dari Rp.6000 hingga Rp.8000 saja.

 

Berikut resep dari Bubur Manggul :

BUBUR SUMSUM

Bahan :

125 gr tepung beras

1200 ml santan dari 1 butir kelapa

2 daun pandan, simpulkan

1/2 sdt garam

 

Cara Membuat  :

- Campur tepung beras, garam dan 1/2 bagian santan. Aduk hingga rata.

- Rebus sisa santan bersama daun pandan sambil diaduk hingga mendidih.

- Kecilkan api dan masukkan larutan tepung beras. Aduk dengan sendok kayu hingga rata.

- Masak bubur hingga meletup-letup, angkat dari api dan sisihkan.

 

SAMBEL GORENG UDANG

Bahan :

250 gr udang kupas

2 sdm minyak goreng untuk menumis

2 lembar daun salam

1 cm lengkuas

400 ml santan dari 1/4 butir kelapa

3 sdt gula merah

2 sdt air asam jawa

garam dan gula pasir secukupnya

 

Bumbu Halus :

3 cabe merah

3 cabe rawit

2 siung bawang putih

2 butir kemiri sangrai

1 ruas lengkuas, cincang

 

Bumbu Iris :

5 butir bawang merah, iris agak tebal

3 siung bawang putih, iris tipis

1 cabe merah, iris halus

 

Cara Membuat :

- Panaskan minyak, tumis bumbu iris hingga layu. Tambahkan bumbu halus, tumis hingga harum.

- Masukkan udang, daun salam dan lengkuas. Masak hingga udang berubah warna.

- Tuang santan sedikit demi sedikit, bumbui dengan gula merah, gula pasir, garam dan air asam jawa.

- Masak hingga santan menyusut, bumbu meresap dan matang.

- Angkat dan sisihkan.

 

SERUNDENG KUNING

Bahan :

200 gr kelapa 1/2 tua parut memanjang

2 siung bawang putih, tumis hingga 1/2 matang

1/2 sdt garam

1 cm kunyit

2 lembar daun jeruk, buang tulangnya dan iris halus

 

Cara Membuat :

- Jemur kelapa parut hingga agak kering.

- Haluskan bawang putih, garam, kunyit dan daun jeruk.

- Campurkan kelapa parut dengan bumbu halus kemudian sangrai dengan api kecil hingga matang.

- Dinginkan dan simpan di dalam wadah kedap udara.

 

Penyelesaian Bubur Manggul :

- Siapkan mangkok, isi dengan bubur sumsum secukupnya.

- Beri sambal goreng udang dan taburi dengan serundeng.

- Beri tambahan daun kemangi bila suka

 

 

Sumber:

http://www.kektape.com/2016/09/22/gurihnya-bubur-manggul-khas-madura-bikin-kamu-ketagihan/

http://catatan-nina.blogspot.co.id/2013/02/bubur-manggul-madura-idfb-9.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (sering disingkat BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. ## Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman. Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan yang paling khas adalah efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu