Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Jawa Barat Bandung
Brownies Amanda
- 3 Juli 2015
 

    a6a60-Brownies-Kukus-Amanda-Original-2.jpg

     Siapa yang  tak kenal dengan si manis nan legit yang satu ini, oleh-oleh khas Bandung ini memiliki kualitas produk yang tinggi dan pelayanan terbaik ini dan kini sedang menjajal untuk menjadi makanan khas Nusantara.

     Sejarahnya Pasti orang mengira nama "Amanda" diambil dari sebuah nama seseorang yang berperan penting di dalam perusahaan ini. Tapi yang benar  nama "Amanda" adalah sebuah singkatan yang mengambarkan sebuah doa dan harapan yang yang mulia. "Amanda" yaitu Anak MANtu DAmai itulah arti dari brand yang sudah tidak asing lagi di telinga kita.

Berikut Resep Khas Brownies Amanda.

Resep Brownies Kukus

Bahan-bahan:

  • 300 gram coklat masak pekat
  • 300 gram mentega
  • 1/8 sdt garam
  • 6 butir telur ayam
  • 250 gram gula pasir
  • 200 ml susu cair

Persiapan pertama untuk proses pencampuran, (ayak)

  • 200 gram tepung terigu
  • 1 sdt baking powder
  • 75 gram coklat bubuk

Persiapan kedua untuk lapisan, (aduk rata)

  • 200 gram coklat masak pekat, tim hingga meleleh
  • 125 ml krim kental

Cara Membuat Brownies Kukus Amanda:

  1. Panaskan oven180 oC, letakkan loyang dalam oven dibagian teratas dari rak oven, kemudian sisihkan.
  2. Campur coklat dan mentega, tim hingga meleleh, angkat, bubuhi dengan garam, aduk rata, kemudian sisihkan.
  3. Kocok telur bersama gula pasir hingga mengembang, masukkan coklat leleh dan susu sedikit demi sedikit sambil aduk rata.
  4. Tambahkan terigu secara bertahap sambil aduk hingga rata, tuang adonan kedalam 2 buah loyang persegi ukuran 15 x 130 x 3 cm yang sudah diolesi mentega dan ditaburi terigu, kemudian ratakan.
  5. Masukan loyang kedalam loyang yang lebih besar berisi air, panggang dengan cara bain marie selama 30 menit hingga matang, angkat, keluarkan dari loyang, dan dinginkan.
  6. Olesi bahan lapisan pada satu permukaan kue, ratakan, kemudian tumpuk dengan kue yang kedua sambil ditekan agar menempel dan rapikan.
  7. Potong-potong kue sebanyak 12 potong dan sajikan.

     Demikian tips cara membuat brownies amanda asli Bandung ini, semoga bermanfaat dan selamat mencoba resep brownies panggang.

 

Tempat yang Menyediakan:
 
Brownies Amanda  
Store in South Jakarta, Indonesia3.1 km
Address: Jl. Raya Pasar Minggu KM.18 No.4A, RT.13/RW.1, Pejaten Tim., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Phone: (021) 9969730

 

Sumber: http://tipstriksib.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-resep-brownies-kukus-amanda-original-enak-dan-lezat.html

 

 
 
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker